EVALUASI KINERJA JARINGAN IRIGASI AIR TANAH DI SUB DAS BENGAWAN SOLO MADIUN

Ardhie, Hanindya Septian (2017) EVALUASI KINERJA JARINGAN IRIGASI AIR TANAH DI SUB DAS BENGAWAN SOLO MADIUN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (122Kb)

    Abstract

    Hanindya Septian Ardhie, 2017. Evaluasi Kinerja Jaringan Irigasi Air Tanah di Sub DAS Bengawan Solo Madiun, Tugas Akhir D3 Teknik Sipil Infrastruktur Perkotaan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Air tanah merupakan salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan irigasi. Salah satu pemanfaatan potensi air tanah adalah pembuatan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT). Pembuatan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan air pada daerah layanan irigasi sekitarnya, sehingga mampu menjamin ketersediaan air pada musim kemarau maupun musim penghujan. Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) adalah suatu infrastruktur yang dimana kondisi dan kinerjanya akan mengalami penurunan dari waktu ke waktu. Dan untuk dapat memanfaatkan air tanah yang keberadaannya pada lapisan pembawa air atau aquifer akan membutuhkan kondisi serta kinerja JIAT yang cukup baik. Oleh karena itu sangat diperlukan adanya pengamatan lapangan kemudian dilakukan analisis data sarana dan prasarana Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) untuk mengetahui kondisi dan kinerja terkini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, dimana data-data hasil penelitian diolah kemudian dianalisis untuk diambil kesimpulan, dengan melakukan survei kinerja di 5 kabupaten, menganalisis setiap lokasi dan mengevaluasi kinerja jaringan irigasi air tanah beserta komponennya. Hasil penelitian yang dilakukan dengan mensurvei setiap lokasi Jaringan Irigasi Air Tanah di Kab. Ponorogo, Kab. Madiun, Kab. Magetan, Kab. Ngawi dan Kab. Pacitan, diperoleh data primer berupa kondisi dan kinerja terbaru masing-masing titik JIAT. Sub DAS Bengawan Solo Madiun terdapat 0 titik JIAT dengan kinerja Sangat Baik (SB), 120 titik JIAT dengan kinerja Baik (B), 82 titik JIAT dengan kinerja Kurang (K), 153 titik JIAT dengan kinerja Jelek (J) dan status keseluruhan Jaringan Irigasi Air Tanah tersebut adalah 203 titik JIAT yang masih Operasi (O), 60 titik yang Tidak Ditemukan (TD) dan 100 titik yang Tidak Operasi (TO). Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa JIAT di Sub DAS Bengawan Solo Madiun tersebut mempunyai kinerja yang kurang baik, dimana JIAT dengan kinerja yang jelek sangat tinggi. Kata kunci: Irigasi, air tanah, kinerja JIAT.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > D3 - Teknik Sipil
    Depositing User: Zahrotun Hanifah
    Date Deposited: 27 Dec 2017 14:36
    Last Modified: 27 Dec 2017 14:36
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38222

    Actions (login required)

    View Item