APLIKASI MIKROBIOTA MULTIFUNGSI PADA TANAH DENGAN BAHAN ORGANIK BERNISBAH C/N TINGGI TERHADAP PERTUMBUHAN JAGUNG

Putra, Bramasta Dwi (2017) APLIKASI MIKROBIOTA MULTIFUNGSI PADA TANAH DENGAN BAHAN ORGANIK BERNISBAH C/N TINGGI TERHADAP PERTUMBUHAN JAGUNG. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (202Kb)

    Abstract

    Jagung merupakan salah satu komoditas tanaman pangan substitusi yang potensial di Indonesia. Petani memiliki kebiasaan mengembalikan bahan organik ke dalam tanah dalam kondisi yang masih mentah dan belum terdekomposisi. Hal tersebut dapat menurunkan kesehatan tanah dan produktivitas tanaman pun menurun. Kesehatan tanah dipengaruhi oleh kandungan bahan organik dan rendahnya serangan patogen. Mikrobiota multifungsi yang memiliki fungsi pendekomposisi dan pupuk hayati memainkan peran penting dalam memelihara kesuburan tanah dan dianggap sebagai indikator ekologi untuk mengevaluasi kesehatan tanah. Aplikasi mikrobiota multifungsi pada tanah diharapkan mampu meningkatkan jumlah bahan organik tersedia dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh mikrobiota multifungsi dari berbagai sumber dalam proses dekomposisi bahan organik dalam tanah bernisbah C/N tinggi dan mempelajari pengaruh mikrobiota multifungsi dari berbagai sumber terhadap pertumbuhan jagung. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kaca Fakultas Pertanian yang berlokasi di Jumantono, Karanganyar, April sampai November 2016. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama yaitu macam bahan organik terdiri dari tiga perlakuan yaitu: tanpa masukan bahan organik (B0) sebagai kontrol, rumput kering dengan C/N rasio 77,11 (B1) dan rumput terdekomposisi dengan C/N rasio 37,11 (B2). Faktor kedua yaitu macam mikrobiota terdiri dari empat perlakuan yaitu: tanpa mikrobiota (M0) sebagai kontrol, mikrobiota pendekomposisi lokal (M1), campuran mikrobiota pendekomposisi lokal dan pupuk hayati (M2) dan mikrobiota pendekomposisi introduksi (M3). Percobaan dilakukan pengulangan sebanyak tiga kali ulangan. Media tanam menggunakan tanah Oxisol. Variabel pengamatan utama yaitu tinggi tanaman, berat segar dan kering berangkasan (tajuk dan akar), waktu muncul bunga (jantan dan betina), panjang akar dan analisis kimia (pH, C Organik, N Total, C/N rasio). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media tanam dengan masukan bahan organik rumput terdekomposisi tanpa aplikasi mikrobiota menunjukkan kadar N Total yang paling tinggi (0,11%) dibandingkan dengan aplikasi mikrobiota yang lain pada media tanam yang sama. Aplikasi mikrobiota pendekomposisi introduksi pada media tanam tanpa masukan bahan organik menunjukkan nisbah C/N yang paling rendah (7,51). Selain itu, kombinasi antara bahan organik terdekomposisi dengan mikrobiota pendekompoisi introduksi juga dapat meningkatkan berat brangkasan jagung.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
    Depositing User: Zahrotun Hanifah
    Date Deposited: 27 Dec 2017 13:41
    Last Modified: 27 Dec 2017 13:41
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38215

    Actions (login required)

    View Item