PENGARUH BELANJA MODAL, TENAGA KERJA, PENANAMAN MODAL ASING, DAN PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI TERHADAP KINERJA PEREKONOMIAN DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2008-2015

MULIANISA, FALAKHAH (2017) PENGARUH BELANJA MODAL, TENAGA KERJA, PENANAMAN MODAL ASING, DAN PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI TERHADAP KINERJA PEREKONOMIAN DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2008-2015. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1012Kb)

    Abstract

    PENGARUH BELANJA MODAL, TENAGA KERJA, PENANAMAN MODAL ASING, DAN PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI TERHADAP KINERJA PEREKONOMIAN DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2008-2015 Falakhah Mulianisa F1115015 Kinerja perekonomian suatu daerah dapat diukur dengan menggunakan Produk Domestik Regional Bruto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh belanja modal, tenaga kerja, penanaman modal asing (PMA), dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) terhadap kinerja perekonomian kabupaten/kota di Provinsi DIY tahun 2008-2015. Penelitian ini menggunakan alat analisis regresi data panel dengan model yang terpilih adalah random effect model. Penentuan dalam memilih model terbaik digunakan uji Chow, LM test, dan uji Hausman dan selanjutnya dilakukan uji statistik, yakni uji uji T, uji F,dan R2. Dimana semua pengujian tersebut menggunakan alat bantu program Eviews 9. Berdasarkan hasil uji T diperoleh variabel yang berpengaruh signifikan terhadap erja perekonomian kabupaten/kota di Provinsi DIY adalah variabel belanja modal, PMA, dan PMDN, sedangkan tenaga kerja pengaruh tidak signifikan terhadap kinerja perekonomiankabupaten/kota di Provinsi DIY. Berdasarkan hasil uji F pada tingkat kepercayaan 95% (α = 5%) diperoleh nilai probabilitas sebesar 0,000013 berarti variabel belanja modal, tenaga kerja, PMA, dan PMDN secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja perekonomian kabupaten/kota di Provinsi DIY. Berdasarkan hasil uji R2 diperoleh nilai Adjusted R-square sebesar 0,5865 berarti variabel belanja modal, tenaga kerja, PMA, dan PMDN hanya berpengaruh sebesar 58,65% terhadap kinerja perekonomian, sementara sisanya, yaitu 41,35% kinerja perekonomiankabupaten/kota di Provinsi DIY dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa belanja modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perekonomian, tenaga kerja berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja perekonomian, PMA berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perekonomian, dan PMDN berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja perekonomian maka dapat ditarik kesimpulan bahwa investasi yang lebih berperan terhadap kinerja perekonomian adalah belanja modal, kemudian disusul PMA sementara PMDN kurang berperan terhadap kinerja perekonomian dan tenaga kerja tidak berperan tehadap kinerja perekonomian. Kata kunci: kinerja perekonomian, belanja modal, tenaga kerja, penanaman modal asing, penanaman modal dalam negeri

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
    Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Ekonomi Pembangunan
    Depositing User: Intan M Kusumastuti
    Date Deposited: 27 Dec 2017 08:14
    Last Modified: 27 Dec 2017 08:14
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38188

    Actions (login required)

    View Item