KESIAPAN KOTA MADIUN TERHADAP PENERAPAN KONSEP KOTA KREATIF GASTRONOMI

herawati, devy (2017) KESIAPAN KOTA MADIUN TERHADAP PENERAPAN KONSEP KOTA KREATIF GASTRONOMI. Other thesis, sebelas maret university.

[img] PDF - Published Version
Download (406Kb)

    Abstract

    ABSTRAK KESIAPAN KOTA MADIUN TERHADAP PENERAPAN KONSEP KOTA KREATIF GASTRONOMI Kota Madiun yang sering dikenal dengan kota pecel, merupakan kota yang memiliki potensi besar dibidang kuliner. Industri kuliner merupakah salah satu aktivitas ekonomi utama masyarakat di Kota Madiun. Potensi tersebut, mendorong Pemerintah Kota Madiun untuk menerapkan konsep kota kreatif gastronomi di Kota Madiun. Hal tersebut juga didorong oleh peran Kota Madiun sesuai yang telah direncanakan oleh Pemerintah Jawa Timur sebagai hinterland atau pusat aktivitas ekonomi untuk daerah sekitarnya. Namun dalam persiapannya masih ada kendala yang dihadapi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis kesiapan Kota Madiun terhadap penerapan konsep kota kreatif gastronomi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis skoring skala Likert. Analisis skoring dilakukan pada masing-masing parameter. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kota Madiun termasuk dalam kategori cukup siap untuk diterapkan konsep kota kreatif gastronomi. Hal ini diketahui dari adanya beberapa variabel yang belum termasuk dalam kategori siap, yaitu lingkungan kreatif, kebijakan, dan kebudayaan lokal. Hasil akhir penelitian yang didapatkan menyatakan bahwa ketidaksiapan variabel-variabel tersebut disebabkan oleh kurangnya dukungan pemerintah dan pelaku industri untuk menciptakan lingkungan kota yang mampu mengembangkan ide-ide penduduk Kota Madiun dalam penerapan konsep kota kreatif gastronomi. Kata Kunci: Gastronomi; Kesiapan; Kota Kreatif; Kota Kreatif Gastronomi ABSTRACT PREPAREDNESS OF MADIUN CITY TO THE IMPLEMENTATION OF CONCEPT OF GASTRONOMY CREATIVE CITY Madiun City known as the town of Pecel, is a city which has a great potential in culinary industry. The culinary industry is one of the main economic activities of the community in the Madiun City. That potential encourages the Madiun City Government to apply the gastronomy creative city concept in the Madiun City. It is also driven by the role the Madiun City as had been planned by the East Java Government as the hinterland or the center of economic activity for the surrounding area. However in the preparation there are still obstacles faced . The aim of this research is to analysis the preparedness of Madiun City through application of the gastronomy creative city concept. This study used quantitative methods with scoring analysis of Likert Scale. Scroing analysis was performed on each parameter. The results indicate that the Madiun City is included in the category quite ready to apply the gastronomy creative city concept. It can be seen from the existence of several variables that have not been included in the category are ready, that is, policies, creative environment and local culture. The final results are the unpreparedness variables caused by a lack of Government support and industry peers to create an environment of cities that are able to develop ideas of residents of the Madiun City in the implementation of the gastronomy creative city concept. Key words: Creative City, Gastronomy, Gastronomy Creative City, Preparedness

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > Perencanaan Wilayah dan Tata Kota
    Depositing User: Taufik A
    Date Deposited: 27 Dec 2017 06:20
    Last Modified: 27 Dec 2017 06:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38160

    Actions (login required)

    View Item