Pengaruh Kolom Karbit pada Tanah Ekspansif dengan Pengaliran dari Tanah ke Kolom

Mayhutomo, Alpiyan (2017) Pengaruh Kolom Karbit pada Tanah Ekspansif dengan Pengaliran dari Tanah ke Kolom. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (478Kb)

    Abstract

    Alpiyan Mayhutomo, 2017. Pengaruh Kolom Karbit pada Tanah Ekspansif dengan Pengaliran dari Tanah ke Kolom. Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Indonesia sebagai Negara berkembang terus mempercepat pembangunan sarana infrastruktur yang lebih merata guna memperkuat konektivitas antar wilayah. Pembangunan jalan tol Solo-Kertosono merupakan bagian dari jaringan jalan tol Trans Jawa yang menghubungkan ruas jalan tol Semarang-Solo dengan jalan tol Ngawi-Kertosono.Tahap pembangunan perlu memperhatikan banyak hal mengenai jenis tanah di lapangan. Tanah dasar yang bersifat ekspansif memiliki banyak permasalahan, antara lain:. memiliki daya dukung yang sangat rendah, kekakuannya menurun drastic pada kondisi basah, retak-retak pada kondisi kering dan akan mengembang pada kondisi basah. Metode yang banyak digunakan untuk memperbaiki tanah ekspansif yaitu mencampur tanah asli dengan bahan kimia, namun metode ini kurang efisien dan pencampuran harus benar-benar merata agar tanah lebih homogen, serta pencampuran banyak mengalami kesulitan dalam pengerjaan langsung di lapangan. Gagasan menggunakan kolom karbit sebagai material dan metode pekerjaan alternatif perbaikan tanah ekspansif untuk mengatasi permasalahan pencampuran di lapangan. Penelitian ditujukan untuk mengetahui perilaku penambahan kolom karbit pada tanah ekspansif terhadap nilai swelling, kuat tekan bebas, konsistensi tanah, dan persebaran tanah melalui uji XRF. Penelitian dilakukan selama 20 hari. Kolom karbit yang digunakan berjumlah 7 kolom dengan diameter (D) 5 cm, kedalaman 4 x D, dan jarak antar kolom 1,75 x D. Pemodelan tanpa kolom karbit juga digunakan sebagai acuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan kolom karbit mampu mereduksi nilai swelling sebesar 2,49 % pada area terdekat dari pengaliran (titik M-N-O-P) dan 2,81 % pada area terjauh dari pengaliran (titik (A-C-E). Nilai kuat tekan bebas mengalami peningkatan sebesar 33,07 % pada area terjauh dari pengaliran (area 3) dan 19,93 % pada area terdekat dari pengaliran (area 1). Nilai konsistensi tanah melalui uji Atterberg limit mengalami reduksi nilai batas cair dan indeks plastisitas masing-masing sebesar 5,79 % dan 11,08 %, namun mengalami peningkatan nilai batas cair sebesar 5,29 %. Nilai mineral montmorilonitte tanah mengalami penurunan sebesar 37,6 % dan nilai mineral karbit (CaO) mengalami peningkatan sebesar 44,24 %. Penambahan kolom karbit mampu memperbaiki sifat ekspasifitas tanah.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Rea Aisha Champa
    Date Deposited: 26 Dec 2017 22:09
    Last Modified: 26 Dec 2017 22:09
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38124

    Actions (login required)

    View Item