PERAN PEMERINTAH TERHADAP PRODUKSI FILM NASIONAL TAHUN 1965-1970

PRAYUDA, AGUNG TRY (2017) PERAN PEMERINTAH TERHADAP PRODUKSI FILM NASIONAL TAHUN 1965-1970. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (169Kb)

    Abstract

    AGUNG TRY PRAYUDA. C.0512004. 2017. Peran Pemerintah Terhadap Produksi Film Nasional 1965-1970. Skripsi: Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini membahas tentang Peran Pemerintah Terhadap Produksi Film Nasional Tahun 1965-1970. Peran yang dilakukan pemerintah terhadap produksi film dilatarbelakangi oleh peristiwa menurunnya produksi film nasional yang diakibatkan oleh film impor dan tekanan politik yang masuk kedalam dunia perfilman nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang melatarbelakangi terhambatnya perkembangan perfilman nasional dan apa dampak dari faktor yang menyebabkan terhambatnya perkembangan perfilman nasional serta mengetahui peran pemerintah dalam meningkatkan produksi film nasional pada tahun 1965-1970. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi empat tahap yang saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya, yaitu heuristik atau pengumpulan sumber, yaitu pengumpulkan sumber-sumber sejarah melalui penelusuran dokumen serta studi pustaka yang terkait dengan dunia perfilman nasional. Tahap kedua adalah verifikasi atau kritik sejarah, yaitu memeriksa keaslian dan validitas sumber yang diperoleh. Tahap ketiga adalah interpretasi berupa penafsiran terhadap data yang diperoleh sehingga didapat fakta-fakta sejarah. Tahap keempat penulisan atau historiografi, yaitu menyajikan fakta-fakta yang telah diperoleh dalam bentuk tulisan sejarah. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa faktor yang menyebabkan terhambatnya perkembangan perfilman nasional dilatarbelakangi oleh masuknya film impor yang berhasil memonopoli bioskop-bioskop di Indonesia sehingga film nasional tidak mendapat tempat dalam menyajikan hasil karyanya. Selain film impor, keadaan politik pada tahun 1957 yang menjadikan film sebagai alat penyampaian konsep pemikirian suatu golongan yang berkuasa saat itu menjadikan orang-orang film terbagi dua dalam konsep pemikiran di dunia film. Hingga tahun 1965, keadaan dunia film belum membaik sampai terjadinya peristiwa Gestapu. Dengan terjadinya peristiwa tersebut, pemerintah Orde Baru memberantas semua unsur komunis untuk menstabilkan keadaan yang tidak kondusif tersebut. Pasca Gestapu, pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk membantu dunia perfilman dalam hal meningkatkan jumlah produksi film nasional. Kebijakan-kebijakan yang dilakukan pemerintah terbukti berhasil meningkatkan produksi film nasional pada tahun 1970 bersamaan dengan dibuatnya film berwarna pada tahun itu. Tahun 1970 produksi film meningkat jauh dari sebelumnya yang bisa dibilang pada tahun ini dunia perfilman mulai bangkit dari keterpurukannya. Kata kunci: Film, Pemerintah, Produksi, Nasional

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: D History General and Old World > D History (General)
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa
    Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Ilmu Sejarah
    Depositing User: Rea Aisha Champa
    Date Deposited: 26 Dec 2017 21:57
    Last Modified: 26 Dec 2017 21:57
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38121

    Actions (login required)

    View Item