PERBEDAAN KADAR FERITIN PADA ANAK DENGAN SINDROM SYOK DENGUE DIBANDINGKAN DEMAM DENGUE DAN DEMAM BERDARAH DENGUE

Z, Putri Evalda Rizki (2017) PERBEDAAN KADAR FERITIN PADA ANAK DENGAN SINDROM SYOK DENGUE DIBANDINGKAN DEMAM DENGUE DAN DEMAM BERDARAH DENGUE. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (356Kb)

    Abstract

    Sindrom syok dengue menyebabkan kematian dan kesakitan yang tinggi diseluruh dunia. Monitoring klinis maupun laboratorium diperlukan untuk mengevaluasi progresifitas infeksi virus dengue. Feritin sebagai protein dalam respon fase akut dapat digunakan untuk mengamati progresifitas infeksi. Tujuan. Menilai dan meganalisis perbedaan kadar feritin pada anak dengan Sindrom Syok Dengue (SSD) dibandingkan Demam Dengue (DD) dan Demam Berdarah Dengue (DBD). Metode. Penelitian dilakukan pada pasien yang memenuhi kriteria infeksi dengue dengan usia ≤ 18 tahun secara konsekutif sampling di RSUD Dr. Moewardi dan RSUD Dr. Soetrasno dari Desember 2016 sampai Mei 2017. Pemeriksaan feritin dilakukan pada hari keempat atau kelima demam. Hasil. Dari 50 pasien infeksi dengue didapatkan 12 pasien dengan SSD rerata berusia 8.83±3.74 tahun, perempuan (58.3%), gizi baik (100%), rerata kadar feritin 3628.84±1582.40µg/l. Terdapat perbedaan bermakna antara kadar feritin pada anak dengan SSD dibandingkan DD dan DBD (P<0,001). Kesimpulan. Kadar feritin lebih tinggi pada anak dengan SSD dibandingkan DD dan DBD. Kata kunci: feritin, sindrom syok dengue, anak

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Spesialis Ilmu Kesehatan Anak
    Depositing User: Reni reni
    Date Deposited: 26 Dec 2017 19:45
    Last Modified: 26 Dec 2017 19:45
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38109

    Actions (login required)

    View Item