PENGARUH DIET SINGKONG (Manihot esculenta) TERHADAP STRUKTUR HISTOLOGI PANKREAS TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)

PURNOMO, MARISA TULUS (2010) PENGARUH DIET SINGKONG (Manihot esculenta) TERHADAP STRUKTUR HISTOLOGI PANKREAS TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus). Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Accepted Version
Download (160Kb)

    Abstract

    Marisa Tulus Purnomo, G0006114,2010, Pengaruh Diet Singkong (Manihot esculenta) Terhadap Struktur Histologi Pankreas Tikus Putih(Rattus norvegicus), Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta. Tujuan Penelitian: Singkong (Manihot esculenta) merupakan bahan baku penting dalam pembuatan makanan tradisional indonesia. Singkong (Manihot esculenta) kaya akan karbohidrat, dan miskin lemak dan protein. Konsumsi singkong (Manihot esculenta) secara terus menerus tanpa disertai asupan makanan yang lain dapat menyebabkan terjadinya kekurangan protein. Malnutrition Related Diabetes Mellitus (MRDM) pernah dikenal akibat kekurangan protein jangka panjang . Pankreas adalah organ yang ikut berperan dalam terjadinya diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian diet singkong dapat menimbulkan perubahan struktur histologis pankreas tikus putih (Rattus norvegicus) Metode Penelitian: Penelitian inibersifat analitik eksperimental. Menggunakan rancangan The Post Test Only Control Group Design. Sampel yang digunakan yaitu 27 ekor tikus putih jantan (rattus norvegicus) yang dibagi dalam 3 kelompok: Kontrol, Perlakuan I (PI), Perlakuan II (PII). Kelompok kontrol mendapat diet pakan standar berupa pellet ad libitum. Kelompok perlakuan I (PI) mendapat diet singkong (Manihot esculenta) ad libitum Perlakuan II (PII) mendapat diet pakan campur antara singkong (Manihot esculenta) dan pelet dengan perbandingan 1:1.perlakuan dilakukan selama 6 minggu. Setelah perlakuan semua hewan percobaan dikorbankan dengan cara cervical dislocation kemudian diambil organ pankreas. Untuk selanjutnya dibuat preparat dengan metode block parafin kemudian dilakukan pengecatan dengan Hematoksilin Eosin (HE). Pengamatan preparat dilakukan denganmikroskop. Gambaran pada sel-sel pankreas diklasifikasikan menjadi normal, kerusakan ringan, kerusakan sedang, dan kerusakan berat. Data yang diperoleh dianalisis denngan menggunakan uji statistik Kruskal Wallisyang dilanjutkan dengan Uji Statistik Mann Whitney. Hasil Penelitian: Berdasarkan uji statistik diperoleh hasil terdapat perbedaan bermakna antara kelompok K dengan PI (p=0,001), dan PI dan PII (p=0.002), sedangkan pada K dan PII (p=0. 609) tidak didapat perbedaan bermakna. Simpulan: Pemberian diet singkong dapat mempengaruhi struktur histologis pankreas tikus putih (Rattus norvegicus. Perubahan yang terjadi berupa peningkatan fibrosis. Penambahan asupan makanan lain mempengaruhi peningkatan jaringan fibrotik tersebut. Kata kunci: Pankreas –Singkong (Manihot esculenta)-fibrosis

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Users 849 not found.
    Date Deposited: 14 Jul 2013 18:19
    Last Modified: 14 Jul 2013 18:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3808

    Actions (login required)

    View Item