Pembuatan Hidroksiapatit dari Cangkang Telur Ayam sebagai Adsorben Zat Warna pada Limbah Tekstil

Rahmawati, Nurul and Styanti, Raniv (2017) Pembuatan Hidroksiapatit dari Cangkang Telur Ayam sebagai Adsorben Zat Warna pada Limbah Tekstil. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (10Kb)

    Abstract

    Nurul Rahmawati dan Raniv Styanti, 2017. “Pembuatan Hidroksiapatit dari Cangkang Telur Ayam sebagai Adsorben Limbah Tekstil” Program Studi DIII Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Surakarta. Peningkatan pencemaran lingkungan oleh limbah zat warna tekstil membutuhkan alternatif pengolahan untuk menanggulanginya. Disisi lain cangkang telur ayam yang merupakan limbah rumah tangga jumlahnya cukup besar dan dapat digunakan sebagai alternatif pengolahan limbah zat warna. Cangkang telur ayam dapat digunakan sebagai bahan pembuatan hidroksiapatit dengan metode presipitasi. Cangkang telur ayam dibersihkan dari selaput dalamnya, dikeringkan dan dihaluskan. Cangkang telur ayam yang telah dihaluskan (serbuk) dilarutkan dalam larutan HCl 1 N dengan volume tertentu dan dipanaskan pada suhu 80-100oC sampai larut. Larutan didinginkan dan ditambahkan NH4OH sampai pHnya menjadi 11. Selanjutnya ditambahkan larutan Na3PO4 2 M dengan volume tertentu. Endapan yang terbentuk disaring, dicuci dengan aquades panas sampai bersih dan dioven pada suhu 110oC selama 24 jam sebelum dipanaskan dengan menggunakan furnace pada suhu 800oC selama 5 jam. Endapan tersebut dihaluskan sampai lolos pada ayakan 100 mesh. Endapan yang telah dihaluskan dan diayak tersebut merupakan produk hidroksiapatit. Setiap 100 gram hidroksiapatit yang dihasilkan membutuhkan 112,5 gram serbuk cangkang telur, dan bahan pendukung berupa HCL 1 N sebanyak 2,5 liter, larutan Na3PO4 2 M sebanyak 2,5 liter dan NH4OH. Pengujian adsorpsi hidroksiapatit menggunakan metode isoterm langmuir dan isoterm freundlich. Dari isoterm langmuir menghasilkan nilai konstanta sebesar 970,87 ppm/gram dengan afinitas 0,01 sedangkan isoterm freundlich menghasilkan nilai konstanta 28,87 dengan nilai n 1,28. Sebagai pembanding dilakukan pengujian adsorpsi pada karbon aktif yang menghasilkan konstanta langmuir sebesar 294,1 ppm/gram dengan afinitas 0,069 dan konstanta freundlich sebesar 43,83 dengan nilai n 2,232.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TP Chemical technology
    Divisions: Fakultas Teknik > D3 - Teknik Kimia
    Depositing User: Zahrotun Hanifah
    Date Deposited: 26 Dec 2017 12:10
    Last Modified: 26 Dec 2017 12:10
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38025

    Actions (login required)

    View Item