Analisis Penerimaan Mobile Banking (M-Banking) Dengan Kerumitan (Complexity) Sebagai Variabel Eksternal Dengan Menggunakan Pendekatan Technology Acceptance Model (Tam)

Cokro Kusumo , Hanung (2010) Analisis Penerimaan Mobile Banking (M-Banking) Dengan Kerumitan (Complexity) Sebagai Variabel Eksternal Dengan Menggunakan Pendekatan Technology Acceptance Model (Tam). Other thesis, uns.

Full text not available from this repository.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris terkait kerumitan (complexity) mempengaruhi penerimaan penggunaan m-banking dengan menggunakan kerangka model TAM. Untuk tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan populasi seluruh pengguna m-banking di Surakarta. Sampel dipilih dengan menggunakan accidental sampling method dan diperoleh 152 pengguna m-banking sebagai sampel penelitian. Untuk pengujian hipotesis, penelitian ini menggunakan program AMOS versi 18 dengan menggunakan metode analisis Structural Equation Modelling (SEM). Hasil pengujian menunjukkan bahwa perceived ease of use, berpengaruh terhadap perceived usefulness, sehingga hipotesis pertama didukug. Hipotesis kedua dalam penelitian didukung, sehingga dapat dinyatakan bahwa perceived usefulness berpengaruh terhadap atittude toward using. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa perceived ease of use berpengaruh terhadap atittude toward using dan hipotesis ketiga didukung. Hipotesis keempat dalam penelitian didukung, sehingga dapat dinyatakan bahwa atittude toward using berpengaruh terhadap behavioral intention to use. Hasil penelitian juga membuktikan bahwa perceived usefulness berpengaruh terhadap behavioral intention to use, sehingga hipotesis kelima didukung. Selain itu, bahwa behavioral intention to use berpengaruh terhadap perceived usage, sehingga hipotesis keenam. Namun demikian hipotesis ketujuh dalam penelitian tidak didukung yang berarti bahwa bahwa perceived usefulness tidak berpengaruh terhadap perceived usage. Hipotesis kedelapan dalam penelitian didukung, sehingga dapat dinyatakan bahwa complexity berpengaruh terhadap perceived usefulness. Hasil penelitian juga menunjukkan complexity berpengaruh terhadap perceived usage sehingga hipotesis kesembilan didukung. Penelitian ini mempunyai keterbatasan yaitu; tidak dilakukan pre-test untuk mengetahui berbagai penyimpangan penafsiran atas pertanyaan dalam kuisioner, hanya menggunakan sampel 152 responden, tidak menggunakan satuan waktu untuk mengukur indikator kerumitan, hanya menggunakan ruang lingkup Surakarta, dan hanya menggunakan variabel eksternal berupa complexity.

Item Type: Thesis (Other)
Subjects: UNSPECIFIED
Divisions: UNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with username ramto
Date Deposited: 24 Nov 2010 21:58
Last Modified: 24 Nov 2010 21:58
URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/38

Actions (login required)

View Item