Jaringan Kerja Proses Pembuatan Benang pada Departemen Spinning PT Kusumaputra Santosa Jaten Karanganyar

nurfitri b, istiqomah (2017) Jaringan Kerja Proses Pembuatan Benang pada Departemen Spinning PT Kusumaputra Santosa Jaten Karanganyar. Other thesis, sebelas maret university.

[img] PDF - Published Version
Download (459Kb)

    Abstract

    ABSTRAK JARINGAN KERJA PROSES PEMBUATAN BENANG PADA DEPARTEMEN SPINNING PT KUSUMAPUTRA SANTOSA JATEN KARANGANYAR ISTIQOMAH NURFITRI B F3514040 Penelitian yang dilakukan di Departemen Spinning PT Kusumaputra Santosa dimaksudkan untuk mengetahui jaringan kerja yang lebih efisien yang dapat diterapkan untuk proses pembuatan benang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif. Pencarian data dilakukan dengan wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan ketika magang dengan narasumber Bapak Binda Nurliawan selaku Kasie bagian produksi. Wawancara tersebut mengenai kendala apa saja yang terjadi ketika proses pembuatan benang dan apakah kendala tersebut mempengaruhi hasil produksi. Sedangkan observasi dilakukan ketika kegiatan magang yang berlangsung selama kurang lebih satu bulan. Pencarian jaringan kerja yang lebih efisien menggunakan analisis network dengan metode PERT (Program Evaluation and Receive Technique) dan CPM (Critical Path Method). Data yang diperlukan untuk analisis adalah urutan kegiatan proses produksi dan waktu masing – masing kegiatan proses produksi. Waktu yang diperlukan untuk melakukan proses produksi adalah 2524.6 menit. Dengan menggunakan perhitungan PERT dihasilkan Expected Time (waktu yang diharapkan), perhitungan tersebut digunakan untuk menghitung CPM. Hasil dari perhitungan CPM adalah 1888.4 menit dan jalur kritis yang dapat diterapkan oleh perusahaan adalah jalur A – B – G – H – I – J - K. Dengan menerapkan jalur tersebut, perusahaan memperoleh waktu yang relatif lebih cepat daripada waktu yang digunakan untuk proses produksi dengan menggunakan jalur normal. Dengan menerapkan jalur tersebut juga, perusahaan memiliki waktu 636.2 menit yang dapat digunakan untuk mengoptimalkan proses pembuatan benang. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti memberikan saran agar perusahaan menerapkan analisis jaringan kerja dengan metode PERT dan CPM agar mencapai waktu proses pembuatan benang yang optimal dan perusahaan melakukan pengawasan kepada karyawan agar tidak terjadi kerusakan mesin ketika karyawan menggunakan mesin produksi. Kata Kunci :Jaringan kerja, PERT, CPM.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > D3 - Manajemen Bisnis
    Depositing User: Taufik A
    Date Deposited: 25 Dec 2017 22:20
    Last Modified: 25 Dec 2017 22:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37941

    Actions (login required)

    View Item