PREFERENSI PETANI TERHADAP DEMPLOT PUPUK ORGANIK DI DESA BURAN KECAMATAN TASIKMADU KABUPATEN KARANGANYAR

Prameswati , Ajeng (2008) PREFERENSI PETANI TERHADAP DEMPLOT PUPUK ORGANIK DI DESA BURAN KECAMATAN TASIKMADU KABUPATEN KARANGANYAR. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF
Download (534Kb)

    Abstract

    Ajeng Prameswati, H 0403024 “ PREFERENSI PETANI TERHADAP DEMPLOT PUPUK ORGANIK DI DESA BURAN KECAMATAN TASIKMADU KABUPATEN KARANGANYAR”. Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta. Dibawah bimbingan Dr. Ir. Kusnandar, MSi dan Emi Widiyanti, SP, MSi. Pembangunan pertanian perlu didukung oleh tersedianya Sumber Daya Alam (SDA). Sejak tahun 1970-an SDA terutama tanah terus-menerus mengalami penurunan sebagai akibat adanya Revolusi Hijau. Upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan mengubah sistem pertanian ke pertanian organik melalui kegiatan penyuluhan. Demplot merupakan kegiatan penyuluhan yang mempertunjukkan bukti-bukti nyata yang dapat dilihat dengan mata kepala mereka sendiri. Untuk mengefektifkan kegiatan penyuluhan perlu merancang kegiatan penyuluhan sejak pemilihan materi, metoda, perlengkapan, waktu dan tempat penyuluhan yang harus disesuaikan dengan motivasi sebagian besar masyarakat sasarannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi petani terhadap sosialisasi, perencanaan, pelaksanaan dan hasil demplot pupuk organik di Desa Buran Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar. Metode dasar yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Penelitian ini berlokasi di Desa Buran Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar. Sampel dalam penelitian ini diambil secara proporsional random sampling sebanya 40 orang dari populasi sebanyak 158 orang petani yang tergabung dalam 6 kelompok tani. Untuk menganalisis kecocokan (kesepakatan) diantara petani dalam meranking suatu kegiatan demplot pupuk organik digunakan uji kesepakatan konkordansi kendall’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur petani barada pada usia produktif dengan pendidikan formal petani ditingkat SMP. Luas lahan yang dimiliki antara 0,5 Ha-2 Ha dan pendapatan rata-rata petani sekitar Rp 4.962.500,00 per 1 kali musim tanam. Untuk preferensi, terjadi kecocokan (kesepakatan) yang nyata diantara petani pada tingkat kepercayaan 95 persen dalam merangking sosialisasi, perencanaan, pelaksanaan dan hasil demplot pupuk organik di Desa Buran Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Afif Wandala
    Date Deposited: 22 Jul 2013 17:19
    Last Modified: 22 Jul 2013 17:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3794

    Actions (login required)

    View Item