Hubungan postur kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders pada pekerja di bagian weaving 2 PT. Kusumahadi Tekstil Karanganyar

aris ch., trio (2017) Hubungan postur kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders pada pekerja di bagian weaving 2 PT. Kusumahadi Tekstil Karanganyar. Other thesis, sebelas maret university.

[img] PDF - Published Version
Download (657Kb)

    Abstract

    Trio Aris Chrisdianto, R0213053, 2017. Hubungan postur kerja dengan keluhan Musculoskeletal Disorder pada pekerja di bagian weaving 2 PT. Kusumahadi tekstil. Skripsi Program D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakultas Kedokteran. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Latar Belakang : Pada tahun 2011/2012 Sebanyak 1,2 juta pekerja di Inggris menderita penyakit terkait dengan gangguan otot tulang dan rangka, dengan total kerugian keseluruhan tahunan kerja yakni 28,2 juta hari. Kasus ini menyumbang 40% dari total kasus di inggris yang ada berkaitan dengan Penyakit Akibat Kerja (PAK). Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan didapati aktivitas kerja menggunakan posisi kerja yang tidak ergonomi pada pekerja di bagian weaving. Pekerja didapati menggunakan postur tubuh secara berlebihan untuk menyesuaikan dengan bentuk mesin weaving. Jenis pekerjaan adalah berdiri untuk mengoperasikan mesin weaving yang mati karena benang putus. Setelah dilakukan wawancara kepada para tenaga kerja di bagian weaving 2 PT. Kusumahadi Tekstil, di dapati pekerja mengalami keluhan di bagian otot dan rangka. Sehingga peneliti ingi mengetahui hubungan postur kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders. Metode : Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 110 orang. Sampel diambil menggunakan teknik stratified simple random sampling dan didapatkan sampel minimal 53 sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar pengukuran postur kerja Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk mengetahui nilai postur kerja, kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk mengetahui tingkat keluhan nyeri pada pekerja dan lembar isian data identitas, umur, dan masa kerja riwayat penyakit berhubungan dengan MSDs. Analisis bivariat menggunakan uji korelasi spearman rank. Hasil : Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan postur kerja dengan keluhan musculoskeletal disorder (p-value = 0,001) dengan kekuatan korelasi r = 0,770 yang menunjukan kekuatan yang kuat. Simpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara postur kerja dengan keluhan Musculoskeletal Disorder pada pekerja di bagian weaving 2 PT. Kusumahadi tekstil

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran > D4 - Keselamatan Kerja
    Depositing User: Taufik A
    Date Deposited: 25 Dec 2017 21:43
    Last Modified: 25 Dec 2017 21:43
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37928

    Actions (login required)

    View Item