Peran Kantor Otoritas Jasa Keuangan Solo dalam Pengawasan Penyaluran Kredit BPR/BPRS kepada UMKM di Wilayah Solo Raya

y. b. s, sendy (2017) Peran Kantor Otoritas Jasa Keuangan Solo dalam Pengawasan Penyaluran Kredit BPR/BPRS kepada UMKM di Wilayah Solo Raya. Other thesis, sebelas maret university.

[img] PDF - Published Version
Download (1175Kb)

    Abstract

    ABSTRAKSI PERAN KANTOR OTORITAS JASA KEUANGAN SOLO DALAM PENGAWASAN PENYALURAN KREDIT BPR/BPRS KEPADA UMKM DI WILAYAH SOLO RAYA SENDY YULIONITA BUDHY SAPUTRI F3614090 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu bentuk usaha masyarakat yang mampu menopang perekonomian di Indonesia. Berdasarkan Undang-Undang No. 20 tahun 2008, UMKM memiliki peran dalam pembanggunan daerah, penciptaan lapangan kerja, pemerataan pendapatan, pertumbuhan ekonomi, dan pengentasan rakyat dari kemiskinan. Kegiatan pengembangan UMKM dapat dilakukan dalam bentuk penyediaan/penyaluran dana kredit usaha. Tujuan penelitian ini adalah untuk: a) Mengetahui perkembangan penyaluran kredit BPR/BPRS kepada UMKM di Wilayah Solo Raya; b) Mengetahui hambatan KOJK Solo dalam pengawasan penyaluran kredit BPR/BPRS kepada UMKM di wilayah Solo Raya; c) Mengetahui peran Kantor Otoritas Jasa Keuangan (KOJK) Solo dalam pengawasan penyaluran kredit BPR/BPRS kepada UMKM di wilayah Solo Raya. Penelitian menggunakan data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Metode analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Kesimpulan penelitian ini adalah peran KOJK Solo dalam pengawasan BPR/BPRS khususnya penyaluran kredit UMKM di wilayah Solo Raya dilakukan melalui 2 metode yaitu pembinaan dan pengawasan. Pembinaan dilakukan melalui forum temuan, pelatihan, penelitian, dan fasilitas informasi lainnya. Sementara itu kegiatan pengawasan dilakukan melalui pengawasan in-site dan out-site. KOJK Solo juga membentuk Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (PERBARINDO) untuk meningkatkan kemitraan yang strategis dan selaras dengan pemerintah, otoritas perbankan, industri terkait, dan lingkungan bisnis dalam upaya mendorong pertumbuhan industri dan UKM. Hambatan yang dihadapi KOJK Solo dalam pengawasan penyaluran kredit UMKM adalah bank kurang kooperatif dalam pemberian data kepada pihak OJK, tingkat permodalan bank yang relatif kurang, tingkat kepatuhan perbankan, kondisi geografis, dan sumber daya manusia industri keuangan kurang memadai. Berdasarkan hal diatas, peran KOJK Solo dalam pengawasan penyaluran kredit BPR/BPRS kepada UMKM diwilayah Solo Raya sangatlah penting. Oleh karena itu direkomendasikan perlu pendataan rutin untuk keberlanjutan penyaluran kredit UMKM, meningkatkan intensitas kegiatan pengawasan dan pembinaan perbankan di Solo Raya, dan meningkatkan kerjasama dan koordinasi yang lebih baik dengan pemerintah, lembaga negara, lembaga keuangan bank-non bank, perusahaan serta masyarakat di Solo Raya maupun sekitarnya. Kata Kunci: Peran OJK, Penyaluran Kredit, UMKM

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance
    Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > D3 - Keuangan Perbankan
    Depositing User: Taufik A
    Date Deposited: 25 Dec 2017 21:21
    Last Modified: 25 Dec 2017 21:21
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37921

    Actions (login required)

    View Item