Implementasi Six Sigma DMAIC untuk Produksi Produk Plastic Injection (Studi Kasus PT. Yogya Presisi Tehnikatama Industri Divisi Plastic Injection)

Eryan, Nia Swastika (2017) Implementasi Six Sigma DMAIC untuk Produksi Produk Plastic Injection (Studi Kasus PT. Yogya Presisi Tehnikatama Industri Divisi Plastic Injection). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (113Kb)

    Abstract

    Perkembangan dunia industri yg sangat pesat menyebabkan persaingan bisnis yang semakin ketat. Sehingga mengakibatkan perusahaan saling berlomba untuk menghasilkan produk yang memiliki kualitas tinggi. Salah satu aspek terpenting yang harus diperhatikan untuk memperkuat daya saing pada tiap perusahaan adalah kualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah dapat melakukan implementasi metode six sigma DMAIC pada produksi produk Holder Visor RS 76, Center Cap D22D, dan Cover Bearing Dust BZ050 di PT. Yogya Presisi Tehnikatama Industri Divisi Plastic Injection. Tahap-tahap dalam penelitian ini terdiri dari lima langkah, yaitu Define, Measure, Analyze, Improve dan Control. Hasil dari penelitian ini untuk produk Holder Visor RS 76, Center Cap D22D, dan Cover Bearing Dust BZ050 terdapat 11, 8, dan 5 jenis defect. Jenis defect terbesar produk Holder Visor RS 76, Center Cap D22D, dan Cover Bearing Dust BZ050 adalah short shoot sebesar 31,87%, getting sebesar 56,94%, dan bintik sebesar 64,58%. Dengan menggunakan cause-effect diagram, dapat diketahui bahwa penyebab dari short shoot produk Holder Visor RS 76 adalah temperature terlalu rendah, tekanan dan kecepatan terlalu rendah, nozzle material terhambat, material terhambat, aliran material kurang lancar, inject time terlalu singkat, shoot size kurang, melting temperature kurang tinggi, keterlambatan pengisian material, dan instruksi kerja kurang lengkap. Penyebab dari getting produk Center Cap D22D, yaitu posisi nozzle bergeser, ketersediaan material pada hopper habis, produk terkena air chiller, kurangnya suhu pemanasan material, kecepatan injeksi terlalu tinggi, penggunaan material crusher, dan instruksi kerja kurang lengkap. Penyebab dari bintik produk Cover Bearing Dust BZ050, yaitu nozzle material terhambat, material terhambat, pull back terlalu panjang, proses cleaning mold dan screw tidak sempurna, material tidak bersih, dan material tercampur dengan material lain.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
    Depositing User: Zahrotun Hanifah
    Date Deposited: 25 Dec 2017 09:47
    Last Modified: 25 Dec 2017 09:47
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37882

    Actions (login required)

    View Item