Pengaruh penggunaan pakan suplemen yang mengandung bungkil kedelai terhadap Kecernaan nutrien ransum sapi Peranakan ongole jantan

Murniati , (2008) Pengaruh penggunaan pakan suplemen yang mengandung bungkil kedelai terhadap Kecernaan nutrien ransum sapi Peranakan ongole jantan. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF
Download (282Kb)

    Abstract

    Sapi merupakan salah satu komoditas peternakan yang bisa dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan daging. Pemeliharaan ternak dipeternakan rakyat yang hanya mengandalkan hijauan berkualitas rendah belum mencukupi nutrien yang dibutuhkan ternak. Diperlukan pakan suplemen yang mampu menunjang kekurangan nutrien pada ternak. Bungkil kedelai sebagai sumber protein yang lolos degradasi rumen, daun ketepeng dan minyak ikan lemuru sebagai penekan gas methan serta urea dan molases dapat membantu sintesis protein. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan pakan suplemen yang mengandung bungkil kedelai terhadap kecernaan nutrien ransum sapi Peranakan Ongole jantan. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Bendosari Kabupaten Sukoharjo mulai 1 Agustus sampai 24 Oktober 2007. penelitian ini menggunakan sembilan ekor sapi PO jantan, dibagi ke dalam tiga perlakuan dan tiga ulangan, masing-masing ulangan digunakan satu ekor sapi. Perlakuan yang diberikan yaitu P0 (10 persen rumput lapangan + 90% jerami padi), P1 (P0 + pakan suplemen+daun ketepeng) dan P2 (P0 + pakan suplemen+ minyak ikan lemuru). Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata dari ketiga macam perlakuan yaitu P0, P1 dan P2 berturut-turut untuk konsumsi bahan kering 3443,51; 4768,52; 5043,57 (g/ekor/hari), konsumsi bahan organik 2761,29; 3851,09; 4083,06 (g/ekor/hari), konsumsi protein kasar 298,06; 704,28; 749,11 (g/ekor/hari), konsumsi serat kasar 1320,35; 1464,52; 1521,99 (g/ekor/hari), kecernaan bahan kering 40,32; 53,34; 50,00 (persen), kecernaan bahan organik 41,78; 54,46; 51,08 (persen), kecernaan protein kasar 49,55; 73,32; 70,8 (persen), kecernaan serat kasar 71,64; 67,57; 62,24 (persen). Hasil analis variansi menunjukkan bahwa penggunaan pakan suplemen yang mengandun bungkil kedelai berbeda sangat nyata (P≤0,01) untuk konsumsi bahan kerin bahan organik serta konsumsi protein kasar, tetapi berbeda tidak nyata(P>0,0 untuk konsumsi serat kasar. Hasil analisis variansi menunjukkan bahw penggunaan pakan suplemen yang mengandung bungkil kedelai berbeda tid nyata (P>0,05) untuk kecernaan bahan kering, bahan organik dan serat kasa tetapi berbeda sangat nyata (P≤0,01) untuk kecernaan protein kasar. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan pakan suplemen yan mengandung bungkil kedelai dapat mempengaruhi konsumsi dan kecernaan baha kering, bahan organik dan protein kasar sapi PO jantan yang mendapat paka basal jerami padi dan rumput lapangan. Kata kunci : pakan suplemen, bungkil kedelai, sapi PO jantan, kecernaan ransum

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Afif Wandala
    Date Deposited: 22 Jul 2013 17:19
    Last Modified: 22 Jul 2013 17:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3788

    Actions (login required)

    View Item