TINJAUAN TENTANG KETERANGAN SAKSI-SAKSI YANG BERSIFAT TESTIMONIUM DE AUDITU DALAM PEMERIKSAAN PERKARA KEKERASAN TERHADAP ANAK (STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI MAKASSAR NOMOR : 719/PID.B/2014/PN.MKS)

ADITYO, DANNY (2017) TINJAUAN TENTANG KETERANGAN SAKSI-SAKSI YANG BERSIFAT TESTIMONIUM DE AUDITU DALAM PEMERIKSAAN PERKARA KEKERASAN TERHADAP ANAK (STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI MAKASSAR NOMOR : 719/PID.B/2014/PN.MKS). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (671Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Danny adityo, E0010094. 2017. TINJAUAN TENTANG KETERANGAN SAKSI-SAKSI YANG BERSIFAT TESTIMONIUM DE AUDITU DALAM PEMERIKSAAN PERKARA KEKERASAN TERHADAP ANAK (STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI MAKASSAR NOMOR : 719/PID.B/2014/PN.MKS). Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah keterangan saksi-saksi dalam dalam pemeriksaan perkara kekerasan terhadap anak di Pengadilan Negeri Makassar berdasarkan KUHAP dapat dikatergorikan sebagai testimonium de auditu. Selain itu juga untuk mengetahui keterangan saksi-saksi dalam pemeriksaan perkara kekerasan terhadap anak di Pengadilan Negeri Makassar yang dikategorikan sebagai testimonium de auditu dapat dijadikan alat bukti yang sah. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif bersifat prespektif dan terapan. Pendekatan penelitian hukum yang digunakan adalah pendekatan kasus. Jenis bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Teknik pengumpulan bahan hukum dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan. Teknik analisis bahan hukum ini menggunakan metode deduktif dalam penalaran hukum. Penelitian ini memperoleh hasil yaitu yang pertama keterangan saksi-saksi dalam pemeriksaan perkara kekerasan terhadap anak di Pengadilan Negeri Makassar menurut Pasal 1 Angka 27 KUHAP tidak bisa disebut sebagai alat bukti keterangan saksi dikarenakan saksi tidak mendengar, melihat serta mengalami sendiri yang menyangkut alasan pengetahuannya atau saksi mengetahui dari pendapat orang lain, dalam hal ini kesaksian yang diutarakan oleh saksi-saksi tersebut dinamakan testimonium de auditu. Sedangkan untuk hasil penelitian yang kedua yaitu testimonium de auditu tidak dapat dijadikan alat bukti yang sah dikarenakan bertentangan dengan Pasal 1 angka 27 dan Pasal 185 Angka 5 KUHAP, tetapi berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 65/PUU-VIII/2010 tertanggal 8 agustus 2011 menyatakan bahwa kesaksian testimonium de auditu bisa dijadikan alat bukti yang sah di dalam persidangan. Kata Kunci : keterangan saksi, testimonium de auditu, hukum pembuktian. ABSTRACT Danny Adityo, E0010094. 2017. REVIEW OF THE STATEMENTSOF THE WITNESSES THAT ARE TESTIMONIUM DE AUDITU IN THE CASE INVESTIGATION OF VIOLENCE AGAINST CHILDREN (STUDY MAKASSAR COURT DECISION NUMBER: 719 / Pid.B / 2014 / PN.MKS). Faculty of Law, University of March This study aims to determine whether the statements of the witnesses in the case investigation of child abuse in the Makassar District Court by the Criminal Code can be catergories as testimonials de auditu. It is also to know the testimony of the witnesses in the case investigation of child abuse in the Makassar District Court categorized as testimonium de auditu can be used as legal evidence. This research is a normative legal research that is prescriptive and applied. Legal research approach used is a case approach. The type of law material used is the primary legal materials and secondary law materials. The collection technique of legal materials in this research is the study of literature. This legal materials analysis techniques using the deductive method in legal reasoning. This research obtained results are the first that is witnesses in the case investigation of child abuse in the Makassar District Court in accordance with Article 1 Point 27 Criminal Code can not be called as legitimate evidence because the witness did not hear, see and experience for themselves regarding the reason his knowledge or witness obtain his knowledge from the opinions of others, in this case the witness expressed by witnesses are called testimonium de auditu. As for the second results of the research are testimonium de auditu not be used as legitimate evidence because of conflict with Article 1 Point 27 and Article 185 Point 5 Criminal Code, but based on Decision of the Constitutional Court Number 65/PUU-VIII/2010 dated August 8, 2011 stated that the testimonium de auditu testimony can be used as legal evidence in the trial. Keywords: witness statements, testimonium de auditu, law of evidence.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Faricha Rizqi
    Date Deposited: 24 Dec 2017 12:35
    Last Modified: 24 Dec 2017 12:35
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37852

    Actions (login required)

    View Item