UPAYA KASASI ODITUR MILITER TERHADAP PUTUSAN JUDEX FACTI LEBIH RINGAN DARI TUNTUTAN PIDANA DAN PERTIMBANGAN MAHKAMAH AGUNG MEMUTUS PERKARA NARKOTIKA (STUDI PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 265 K/ MIL/ 2015)

Sidik, Muhammad (2017) UPAYA KASASI ODITUR MILITER TERHADAP PUTUSAN JUDEX FACTI LEBIH RINGAN DARI TUNTUTAN PIDANA DAN PERTIMBANGAN MAHKAMAH AGUNG MEMUTUS PERKARA NARKOTIKA (STUDI PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 265 K/ MIL/ 2015). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (201Kb)

    Abstract

    MUHAMMAD SIDIK. 2017. E0013291. UPAYA KASASI ODITUR MILITER TERHADAP PUTUSAN JUDEX FACTI LEBIH RINGAN DARI TUNTUTAN PIDANA DAN PERTIMBANGAN MAHKAMAH AGUNG MEMUTUS PERKARA NARKOTIKA (STUDI PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 265 K/ MIL/ 2015). Penulisan Hukum (Skripsi). Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini dilakukan guna menganalisis dan menjawab mengenai Kesesuaian upaya Kasasi Oditur Militer tehadap Putusan Judex Facti lebih ringan dari tuntutan Pidana dalam perkara Narkotika oleh anggota TNI dengan Pasal 239 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1997 tentang Peradilan Militer dan Kesesuaian Pertimbangan Mahkamah Agung mengabulkan upaya Kasasi Oditur Militer dan membebaskan terdakwa dengan Pasal 243 Juncto Pasal 189 Undang-Undang Peradilan Militer. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan sifat penelitian yang preskriptif dan terapan, menggunakan metode pendekatan kasus. Sumber penelitian dari bahan hukum primer dan sekunder, teknik pengumpulan bahan hukum dengan cara studi pustaka. Teknik Analisis yang digunakan adalah metode silogisme yang menggunakan pola berpikir deduktif. Pengajuan Permohonan Kasasi oleh Oditur Militer tersebut telah sesuai dengan Ketentuan yang mengatur tentang syarat-syarat formiil, namun tidak sesuai dengan syarat materiil dalam Pasal 239 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang peradilan militer, karena menyangkut berat ringannya pidana yang dijatuhkan yang menjadi kewenangan Judex Facti. Terlepas dari Alasan permohonan Kasasi tersebut, Putusan Judex Facti pada Putusan Pengadilan Militer Tinggi I Medan Nomor: 40-K/PMT-I/BDG/AD/IV/2015 dan Putusan Pengadilan Militer I-07 Balikpapan Nomor: 67-K/PM.I-07/AD/IX/2014 telah salah dalam menerapkan hukum memenuhi ketentuan Pasal 239 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 yakni dalam menilai pembuktian unsur tindak pidana sebagai penyalah guna Narkotika. Berdasarkan fakta persidangan tidak terdapat unsur kesengajaan dari Terdakwa. Pertimbangan Mahkamah Agung mengabulkan upaya permohonan Kasasi Oditur Militer dan membebaskan Terdakwa telah sesuai Pasal 243 Juncto Pasal 189 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer. Pengadilan berpendapat bahwa dari hasil pemeriksaan di sidang kesalahan Terdakwa atas perbuatan yang di dakwakan kepadanya tidak terbukti secara sah dan meyakinkan, Terdakwa diputus bebas dari segala dakwaan. Kata Kunci: Kasasi, Oditur Militer, Narkotika.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Zahrotun Hanifah
    Date Deposited: 22 Dec 2017 15:47
    Last Modified: 22 Dec 2017 15:47
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37831

    Actions (login required)

    View Item