INTEGRASI MUSLIM DAN HINDU DALAM UPACARA PUJAWALI DAN PERANG TOPAT (Studi Komunikasi Antar Budaya di Daerah Lingsar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat)

Fathoni, Muhammad (2017) INTEGRASI MUSLIM DAN HINDU DALAM UPACARA PUJAWALI DAN PERANG TOPAT (Studi Komunikasi Antar Budaya di Daerah Lingsar, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1697Kb)

    Abstract

    INTEGRASI MUSLIM DAN HINDU DALAM UPACARA PUJAWALI DAN PERANG TOPAT (Studi Komunikasi Antar Budaya Di Daerah Lingsar Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat) Muhammad Fathoni, Andrik Purwasito, Mahendra Wijaya Program Magister Ilmu Komunikasi, Universitas Sebelas Maret ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis proses hubungan antara warga Muslim dan Hindu pada upacara Pujawali dan Perang Topat yang menjadi bagian islam wetu telu di Lingsar, Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat melalui peran komunikator, media, dan pesan. Komponen tersebut dibangun dalam komunikasi antar budaya, sehingga membentuk integrasi warga Muslim dan Hindu di Lingsar. Penelitian ini menggunakan metode naturalistik inquiry untuk mengurai dan mendeskripsikan budaya alamiah Pujawali dan Perang Topat dari sudut pandang warga pemilik budaya di Lingsar. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi partisipan dan wawancara mendalam. Pengambilan sampel informan menggunakan Purposive sampling. Proses pengumpulan data dengan teknik snowball sampling/chain sampling sebanyak 24 orang informan. Hasil yang ditemukan adalah terjadi konvergensi simbol melalui cerita fantasi Datu Sumilir dalam pembentukan hubungan warga Muslim dan Hindu. Konvergensi tersebut dikonstruksi oleh tokoh adat (Pemangku) melalui ritualritual adat, pengobatan, dan keagamaan sebagai media komunikasi kepada warga Muslim dan Hindu. Simbol terkonvergensi dalam pesan yang dikomunikasikan oleh warga Muslim dan Hindu yaitu simbol Datu Sumilir, Kelebutan, dan Kemaliq. Selain itu ditemukan barriers komunikasi berupa perbedaan kepercayaan dan prasangka yang disebabkan masalah internal Pura Lingsar dan ditemukan pula pembauran (asimilasi) berupa verbal, nonverbal dan simbol pada saat upacara Pujawali dan Perang Topat sebagai sebuah pengelolaan hubungan baik, sehingga terbentuk dan terjaga hubungan (relationship) antara kedua warga yang berbeda agama untuk bekerjasama mensukseskan ritual upacara Pujawali dan Perang Topat. Kata Kunci: Konvergensi Simbol, Barrier Komunikasi, Hubungan, Komunikasi Antarbudaya, Islam Wetu Telu, Pujawali dan Perang Topat, Asimilas, Naturalistic Inquiry.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Pascasarjana > Magister
    Depositing User: Zahrotun Hanifah
    Date Deposited: 22 Dec 2017 15:00
    Last Modified: 22 Dec 2017 15:00
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37827

    Actions (login required)

    View Item