Kajian Pengaruh Variasi Komposisi High Volume Fly Ash Terhadap Parameter Beton Memadat Mandiri dan Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi

Utami, Shabina Aulia (2017) Kajian Pengaruh Variasi Komposisi High Volume Fly Ash Terhadap Parameter Beton Memadat Mandiri dan Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (852Kb)

    Abstract

    Shabina Aulia Utami, 2017. Kajian Pengaruh Variasi Komposisi High Volume Fly Ash Terhadap Parameter Beton Memadat Mandiri dan Kuat Tekan Beton Mutu Tinggi. Skripsi. Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi beton berkembang dengan pesat mengikuti permasalahan konstruksi yang terjadi. Banyak sekali inovasi-inovasi baru yang dihasilkan, baik dengan menambahkan suatu bahan kimia atau pozzolanic material maupun dengan mengubah komposisi dari campuran beton itu sendiri. Beton mutu tinggi yang memadat sendiri atau high strength self compacting concrete (HSSCC) merupakan salah satu hasil dari inovasi yang telah dilakukan. Fly ash merupakan salah satu filler atau pozzolan yang dapat digunakan pada campuran beton dan berfungsi sebagai bahan pengganti semen. Fly ash adalah hasil dari pembakaran batu bara yang pada umumnya terdapat pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Karena ukuran butiran fly ash sangat kecil (45 μm) dan lebih kecil dibandingkan ukuran butiran semen (75 μm), fly ash bisa meminimalkan pori pada beton sehingga membuat beton memiliki nilai kuat tekan yang tinggi. Penggunaan fly ash dalam kadar yang besar (50% atau lebih) atau biasa disebut dengan high volume fly ash pada campuran beton dapat menjadi solusi dalam meminimalkan dampak lingkungan pada industri konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi komposisi high volume fly ash terhadap parameter beton memadat mandiri dan kuat tekan beton mutu tinggi. Untuk tipe fly ash yang digunakan yaitu fly ash tipe C dengan variasi kadar 0%, 55%, 60%, 65% dan 70% dari berat semen. Pengujian beton segar untuk mengetahui sifat SCC pada beton berupa fillingability, passingability, dan segregation resistance meliputi flow table test, l-box test, dan v-funnel test. Sementara itu, pada beton keras pengujian yang dilakukan berupa uji kuat tekan dengan menggunakan Compression Testing Machine (CTM). Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Berdasarkan hasil pengujian, penambahan kadar fly ash sebesar 70% merupakan kadar terbaik yang memenuhi semua persyaratan pengujian beton segar, yaitu memenuhi semua sifat dari beton SCC. Sementara itu, kuat tekan maksimum terdapat pada beton dengan kadar fly ash sebesar 60%, yaitu 22,82 MPa untuk beton umur 14 hari dan 29,43 MPa untuk beton umur 28 hari. Kata Kunci : beton mutu tinggi, beton memadat mandiri, high volume fly ash, kuat tekan Shabina Aulia Utami, 2017. Study On Influence Of High Volume Fly Ash Composition On Self Compacting Concrete Parameters And Compressive Strength Of High Strength Concrete. Thesis. Civil Engineering Department, Faculty of Engineering, Sebelas Maret University Surakarta. Along with the development of the times, concrete technology is growing rapidly following the construction problems that occur. Lots of new innovations are produced, either by adding a chemical or pozzolanic material or by changing the composition of the concrete mixture itself. High strength self-compacting concrete (HSSCC) is one of the innovation. Fly ash is one of the filler that can be used on concrete mixture and provides as cement replacement material. Fly ash is the result of coal combustion which is commonly found in PLTU. Because the size of the fly ash grains is very small (45 μm) and smaller than the size of the cement grains (75 μm), the fly ash can minimize the pores of the concrete so that the concrete has a high compressive strength value. The use of large amounts of fly ash (50% or more) or commonly referred to as high volume fly ash in concrete mixtures can be a solution in minimizing environmental issues in the construction industry. This study aims to examine the effect of variations of high volume fly ash composition on self-compacting concrete and high strength concrete compound. The type of fly ash used is fly ash type C with variation of 0%, 55%, 60%, 65% and 70% of cement weight. Fresh concrete test to know the nature of SCC on concrete in the form of fillingability, passingability, and segregation resistance include flow table test, l-box test, and v-funnel test. Meanwhile, on hard concrete testing performed in the form of compressive strength test by using Compression Testing Machine (CTM). The specimens used were cylindrical with diameter of 15 cm and height of 30 cm. Based on the test results, the addition of fly ash content of 70% is the best level that meets all the requirements of fresh concrete testing, which meets all the properties of SCC concrete. Meanwhile, the maximum compressive strength is at fly ash content of 60%, in the amount of 22.82 MPa for 14 days of concrete age and 29.43 MPa for 28 days of concrete age. Keywords: high strength concrete, self-compacting concrete, high volume fly ash, compressive strength.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Arief Atmojo
    Date Deposited: 21 Dec 2017 13:00
    Last Modified: 21 Dec 2017 13:00
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37778

    Actions (login required)

    View Item