Pengaruh Faktor Pejamu dan Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Kabupaten Karanganyar

Hastuti, Nunik Maya (2017) Pengaruh Faktor Pejamu dan Faktor Lingkungan Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Kabupaten Karanganyar. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (2922Kb)

    Abstract

    Penyakit DBD tidak hanya menimbulkan KLB tetapi juga menimbulkan dampak negatif dari segi sosial dan ekonomi. Peningkatan kasus DBD dapat disebabkan oleh sanitasi lingkungan yang buruk, pengetahuan rendah, perilaku tidak sehat, mobilitas penduduk yang tinggi, perkembangan perkotaan, dan kepadatan penduduk yang tinggi. Tujuan penelitian ini ada¬lah menganalisis pengaruh faktor penjamu dan lingkungan terhadap kejadian DBD di Kabupaten Karanganyar Subjek dan Metode: Penelitian ini merupakan studi lapangan de¬¬ngan pendekatan multiple research methods. Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan di 4 Kecamatan dengan kasus DBD tertinggi dan 6 kecamatan dengan kasus terendah di wilayah Kabupaten Karanganyar. Sebanyak 40 subjek dengan DBD dan 80 subjek kontrol ditentukan dengan fixed disease sam¬pling untuk penelitian kuantitatif, sedangkan 7 responden terpilih untuk penelitian kualitatif. Variabel independen adalah usia, tingkat pendidikan, pendapatan keluarga, kondisi sanitasi lingkungan, perilaku terkait sanitasi dan container index sedangkan variabel dependen adalah kejadian DBD. Kuesioner dan wawancara mendalam digunakan untuk pengumpulan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dia¬na¬lisis menggunakan an¬a¬lisis jalur. Hasil: kondisi sanitasi lingkungan (b=1.87 p<0.001), container index (b=1.35 p=0.012), dan perilaku sanitasi (b=1.14 p=0.025) mempengaruhi secara langsung dan signifikan terhadap kejadian DBD. Pendidikan (b=-1.02 p=0.019) berpengaruh tidak langsung dan signifikan terhadap kejadian DBD melalui perilaku terkait sanitasi. Sebagian besar kasus DBD terjadi terjadi di luar lingkungan rumah. Dan beberapa kasus terjadi karena tidak menjaga sanitasi lingkungan. Kesimpulan: kondisi sanitasi yang tidak baik dan perilaku sanitasi yang tidak bersih meningkatkan kejadian DBD di Kabupaten Karanganyar tetapi kasus DBD paling banyak terjadi di luar lingkungan rumah. Sehingga kejadian DBD di daerah endemik tidak sepenuhnya disebabkan oleh kondisi sanitasi yang buruk.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Spesialis Pulmonologi dan Ked. Respirasi
    Depositing User: Arief Atmojo
    Date Deposited: 21 Dec 2017 11:20
    Last Modified: 21 Dec 2017 11:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37757

    Actions (login required)

    View Item