HUBUNGAN ANTARA KADAR LAKTAT DAN DEFISIT BASA DENGAN SKOR SOFA SEBAGAI FAKTOR PROGNOSIS PADA PASIEN SEPSIS

Hanafia, Moch Fauzi (2017) HUBUNGAN ANTARA KADAR LAKTAT DAN DEFISIT BASA DENGAN SKOR SOFA SEBAGAI FAKTOR PROGNOSIS PADA PASIEN SEPSIS. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (33Kb)

    Abstract

    Hubungan antara Kadar laktat dan Defisit Basa dengan Skor SOFA sebagai Faktor Prognosis pada pasien Sepsis Mochamad Fauzi Hanafia, Ardana Tri Arianto, M Husni Thamrin ABSTRAK Latar Belakang : Sepsis merupakan disfungsi organ yang mengancam jiwa yang disebabkan disregulasi respon host terhadap infeksi. Meskipun penanganan sepsis semakin berkembang, sepsis masih menjadi salah satu masalah kesehatan dengan tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Identifikasi biomarker yang tepat untuk menentukan infeksi bakteri pada pasien sepsis dapat membantu dalam manajemen pasien sepsis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar laktat dan defisit basa dengan skor SOFA sebagai faktor prognosis pasien Sepsis. Metode : Penelitian dilakukan pada 33 pasien sepsis yang dirawat di rumah sakit umum daerah (RSUD) Dr. Moewardi Surakarta, pada bulan April sampai Juni 2017. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan metode cross sectional dengan kriterian inklusi sofa skor >2, dan usia >18 tahun. Kriteria eksklusi adalah pasien yang mengkonsumsi obat yang mempengaruhi kadar laktat darah dan pasien dengan penyakit kronis dan keganasan, Pengolahan data menggunakan Analisis data Multivariat. Nilai p signifikan bila p<0,05 Hasil : Penelitian pada 17 pasien laki laki (51,5%) dan 16 pasien perempuan (48,5%) menunjukan bahwa peningkatan kadar laktat sebesar 10% maka akan meningkatkan nilai skor SOFA sebesar 5,98%. Hasil uji t didapatkan nilai p =0,032 (p<0,05), yang berarti bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kadar laktat terhadap skor SOFA. Koefisien regresi variabel defisit basa sebesar -0,146, yang berarti bahwa peningkatan defisit basa sebesar 10% maka akan menurunkan nilai skor SOFA sebesar 1,46%. Hasil uji t didapatkan nilai p =0,024 (p<0,05), yang berarti bahwa terdapat pengaruh negatif dan signifikan antara defisit basa terhadap skor SOFA. Kesimpulan : Ada hubungan antara peningkatan kadar laktat dan penurunan defisit basa dengan skor SOFA sebagai faktor prognosis pada pasien Sepsis. Kata kunci : Sepsis, Laktat, Defisit basa, Skor SOFA.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Spesialis Anestesiologi dan Reaminasi
    Depositing User: Arief Atmojo
    Date Deposited: 21 Dec 2017 08:23
    Last Modified: 21 Dec 2017 08:23
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37734

    Actions (login required)

    View Item