PENERAPAN PROGRAM ECO-PESANTREN DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP PADA PONDOK PESANTREN DI KABUPATEN LOMBOK BARAT

NAWAWI, MUHAMMAD (2017) PENERAPAN PROGRAM ECO-PESANTREN DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP PADA PONDOK PESANTREN DI KABUPATEN LOMBOK BARAT. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1180Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Muhammad Nawawi. A131508021. Penerapan Program Eco-Pesantren Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Pada Pondok Pesantren Di Kabupaten Lombok Barat. Tesis. Magister Ilmu Lingkungan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Agustus 2017. Eco-Pesantren merupakan suatu konsep pengelolaan pondok pesantren yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan. Gerakan Eco-Pesantren merupakan program yang ditetapkan pemerintah, mengenai pelestarian fungsi lingkungan hidup di pondok pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk 1). Mengetahui penerapan program Eco-Pesantren dalam pengelolaan lingkungan hidup pada pondok pesantren di Kabupaten Lombok Barat, 2). Mengetahui sikap pesantren dalam pengelolaan lingkungan hidup pada pondok pesantren di Kabupaten Lombok Barat, 3). Mengetahui dampak penerapan program Eco-pesantren dalam pengelolaan lingkungan hidup pada pondok pesantren di Kabupaten Lombok Barat, 4). Mengetahui strategi penerapan program Eco-pesantren dalam pengelolaan lingkungan hidup pada pondok pesantren di Kabupaten Lombok Barat. Jenis Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh komponen pondok pesantren yang meliputi kiai, kepala madrasah, ustadz dan santri. Penelitian ini diterapkan di pondok pesantren di Lombok Barat yang meliputi 1). Pondok pesantren Nurul Haramain NW Narmada, 2). Pondok pesantren Nurul Hakim Kediri, 3). Pondok pesantren Ishlahil Atfhal Rumak, dan 4). Pondok pesantren Al-Kasyif Kebon Orong. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dan mengambil 10 % responden dari masing-masing pesantren. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan angket. Analisis data menggunakan analisis SWOT dan skala likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1). Penerapan program Eco-Pesantren dalam pengelolaan lingkungan hidup pada pondok pesantren di Kabupaten Lombok Barat berdasarkan nilai rerata dari 4 (empat) pondok pesantren menunjukkan nilai persentase pengembangan kebijakan pondok pesantren ramah lingkungan, yaitu 65 %; pengembangan kurikulum berbasis islam, yaitu 60 %; pengembangan kegiatan ekstrakurikuler berbasis tadabbur alam, yaitu 62,5 %; serta pengembangan sarana dan prasarana pendukung pondok pesantren, yaitu 50 %. 2). Sikap Pesantren dalam pengelolaan lingkungan hidup pada pondok pesantren di Kabupaten Lombok Barat berdasarkan nilai rerata dari 4 (empat) pondok pesantren tercantum dari perilaku sikap santri yang meliputi indikator memelihara, yaitu 38 %; indikator memperbaiki, yaitu 36 %; indiktor mengabaikan, yaitu 16 %; dan indikator merusak, yaitu 10 %. 3). Dampak penerapan program Eco-Pesantren dalam pengelolaan lingkungan hidup pada Pondok Pesantren di Kabupaten Lombok Barat terlihat dari adanya kebijakan ramah lingkungan berupa aturan dan tata tertib Pondok Pesantren, menjadikan Pondok Pesantren bersih dan sehat. Kurikulum Pondok Pesantren terintegrasi menjadikan santri lebih memahami ajaran Islam terkait dengan pelestarian fungsi lingkungan. Penerapan program extrakurikuler berbasis tadabbur alam menjadikan santri peduli dan ramah terhadap lingkungan. Pengembangan sarana dan prasarana Pondok Pesantren dapat menjadikan lingkungan pesantren sebagai lingkungan belajar santri Pondok Pesantren. 4). Strategi penerapan program Eco-pesantren dalam pengelolaan lingkungan hidup pada Pondok Pesantren di Kabupaten Lombok Barat berdasarkan analisis SWOT adalah: a). Melakukan sosialisasi kepada seluruh pimpinan Pondok Pesantren di Kabupaten Lombok Barat terkait pentingnya program Eco-Pesantren dan menjalin kerjasama dengan berbagai instansi yang bergerak di bidang lingkungan hidup. b). Pendidikan lingkungan hidup yang dilaksanakan dengan pendekatan integrasi melalui pengkayaan materi maupun penambahan kompetensi dasar pada mata ajaran biologi, sosiologi, bahasa Inggris, al-Qur‟an hadits, fiqih, aqidah akhlak, bahasa Arab, fiqih kitab kuning, tafsir kitab kuning, dan hadits Nabi Muhammad SAW, dan pendekatan ekstrakurikuler. c). Pengembangan program pendidikan lingkungan hidup dengan memanfaatkan potensi pesantren dan sekitar yang dapat digunakan untuk penyampaian materi, media, dan metode. Kesimpulan penelitian ini antara lain 1). Penerapan program Eco-pesantren dalam pengelolaan lingkungan hidup pada pondok pesantren di Kabupaten Lombok Barat berdasarkan nilai rerata dari 4 (empat) Pondok Pesantren menunjukkan bahwa penerapan program Eco-Pesantren masih belum maksimal, 2). Sikap Pesantren dalam pengelolaan lingkungan hidup pada pondok pesantren di Kabupaten Lombok Barat berdasarkan nilai rerata persentase diperoleh santri memiliki sikap ramah terhadap lingkungan. 3). Dampak penerapan program Eco-Pesantren dalam pengelolaan lingkungan hidup pada Pondok Pesantren di Kabupaten Lombok Barat terlihat dari kondisi lingkungan Pesantren yang bersih, sehat, rapi dan fungsi lingkungan di sekitar Pesantren tetap terjaga. 4). Strategi penerapan program Eco-pesantren berdasarkan analisis SWOT layak diterapkan pada Pondok Pesantren di Kabupaten Lombok Barat. Kata Kunci: Eco-Pesantren, penerapan, pengelolaan lingkungan hidup, pondok pesantren. File : A131508021_pendahuluan.pdf

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > SD Forestry
    Divisions: Pascasarjana > Doktor > Ilmu Lingkungan S3
    Depositing User: Cantya Dyana Larasati
    Date Deposited: 20 Dec 2017 14:15
    Last Modified: 20 Dec 2017 14:15
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37694

    Actions (login required)

    View Item