REMIDIASI PEMBELAJARAN FISIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH UNTUK MEREDUKSI MISKONSEPSI SISWA KELAS X SMK NEGERI 2 SUKOHARJO MATERI FLUIDA STATIS

SATITI, TIARA SETIA (2017) REMIDIASI PEMBELAJARAN FISIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH UNTUK MEREDUKSI MISKONSEPSI SISWA KELAS X SMK NEGERI 2 SUKOHARJO MATERI FLUIDA STATIS. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (283Kb)

    Abstract

    Tiara Setia Satiti. K2312072. REMIDIASI PEMBELAJARAN FISIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH UNTUK MEREDUKSI MISKONSEPSI SISWA KELAS X SMK NEGERI 2 SUKOHARJO MATERI FLUIDA STATIS. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Mei 2017. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: 1). mengetahui apakah remidiasi pembelajaran fisika melalui model pembelajaran Make a Match dapat mereduksi miskonsepsi Fisika pada materi Fluida Statis siswa kelas X di SMK Negeri 2 Sukoharjo Tahun Ajaran 2015/2016, 2). mengetahui profil miskonsepsi siswa kelas X di SMK Negeri 2 Sukoharjo Tahun Ajaran 2015/2016 materi fluida statis dengan Three Tier Test. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pre experimental design dengan rancangan One Group Pret-Test-Post-Test. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMK Negeri 2 Sukoharjo tahun ajaran 2015/2016. Pemilihan subjek ini menggunakan teknik Cluster Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik tes diagnostik Three Tier Test yang dilakukan sebelum dan sesudah pembelajaran remediasi. Sumber data didapat dari hasil tes siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif yang meliputi profil miskonsepsi siswa dan pengurangan persentase miskonsepsi. Hasil penelitian ini menunjukkan profil miskonsepsi yang terjadi pada siswa adalah: 1) tekanan hidrostatis tidak bergantung massa jenis fluida, 2) tekanan hidrostatis pada fluida tidak bergantung kedalaman, 3) semakin dalam maka semakin kecil tekanan hidrostatisnya, 4) bentuk bejana mempengaruhi tekanan hidrostatis, 5) tekanan hidrostatis bergantung luas penampang pada dasar bejana, 6) tekanan hidrostatis bergantung pada banyaknya zat cair dalam bejana, 7) gaya apung dipengaruhi kedalaman, 8) perahu yang berada di fluida yang lebih dangkal lebih mudah mengapung, 9) perahu yang berada di fluida yang lebih dalam lebih mudah mengapung 10) gaya apung hanya bergantung pada massa jenis fluidanya, 11) benda terapung pada fluida yang memiliki massa jenis kurang dari massa jenis benda 12) benda tenggelam pada fluida yang memiliki massa jenis lebih besar dari massa jenis benda, 13) kapal selam dapat melayang di lautan ketika massa jenis dari keseluruhan kapal selam < massa jenis air laut, 14) balon gas dapat terangkat jika massa jenis dari keseluruhan balon gas tersebut > massa jenis udara, 15) di dalam ruang tertutup, tekanan akan diteruskan sama besar ketika berada pada kedalaman yang sama sehingga zat cair akan memancar keluar melalui lubang dengan kecepatan yang berbeda, bergantung pada kedalamannya. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa: penerapan remediasi dengan menggunakan model Make a Match dapat mereduksi miskonsepsi siswa pada materi Fluida Statis. Penurunan miskonsepsi terbesar ditemukan pada sub materi gaya apung dan penurunan miskonsepsi terkecil ditemukan pada sub materi hukum Pascal. Kata kunci: Pembelajaran Remidial, Make A Match, Miskonsepsi, Fluida Statis.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Fisika
    Depositing User: Gun Gun Gunawan
    Date Deposited: 19 Dec 2017 15:27
    Last Modified: 19 Dec 2017 15:27
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37638

    Actions (login required)

    View Item