PERAN PENDAMPING PKH DALAM MEMBERDAYAKAN RUMAH TANGGA SANGAT MISKIN DI DESA BOJONG KECAMATAN BOJONG KABUPATEN TEGAL

Mujiarto, Yuli (2017) PERAN PENDAMPING PKH DALAM MEMBERDAYAKAN RUMAH TANGGA SANGAT MISKIN DI DESA BOJONG KECAMATAN BOJONG KABUPATEN TEGAL. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (235Kb)

    Abstract

    ABSTRAK YULI MUJIARTO, D0311071, Peran Pendamping PKH dalam Memberdayakan Rumah Tangga Sangat Miskin di Desa Bojong Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal. Skripsi. Sosiologi. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Universitas Sebelas Maret. Surakarta, 2017. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran pendamping dalam memberdayakan rumah tangga sangat miskin penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Tujuan selanjutnya adalah untuk mengetahui faktor pendorong dan penghambat yang dialami pendamping maupun penerima manfaat program keluarga harapan (PKH) pada saat pemberdayaan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori AGIL dari Talcott Parsons. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Teknik validitas data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan model criterion sampling. Analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan 4 peran utama yang dilakukan oleh pendamping PKH dalam memberdayakan rumah tangga sangat miskin, yaitu peran fasilitatif, peran edukasional, peran perwakilan dan peran teknis. Dalam proses pemberdayaan penerima manfaat PKH terjadi konflik peran yang dialami oleh pendamping PKH. Adapun faktor pendorong dalam pemberdayaan diantaranya resiprositas antar pendamping dan dengan penerima manfaat, dukungan dari pemerintah daerah, penerima manfaat yang saling membantu dan keinginan untuk mandiri yang tinggi. Sedangkan faktor penghambat dalam pemberdayaan diantaranya rasio pendamping dan penerima manfaat yang timpang, daya tangkap penerima manfaat yang lambat, dana bantuan yang sering terlambat, jadwal posyandu yang tidak pasti dan kondisi geografis Desa Bojong yang berada di dataran tinggi. Dengan menggunakan teori AGIL nampak bahwa adaptasi yang dilakukan pendamping PKH adalah dengan menumbuhkan kepedulian terhadap pendidikan dan kesehatan penerima manfaat secara perlahan-lahan. Pencapaian tujuan dilakukan dengan menasehati dan memberikan pemahama tentang pentingnya pendidikan dan kesehatan. Integrasi dilakukan dengan melakukan kerjasama dan koordinasi dengan sekolah-sekolah dan poyandu. Pemeliharaan pola dilakukan oleh pendamping dengan melakukan pertemuan rutin dengan berbagai pihak yang terlibat guna memperbaiki dan mengembangkan PKH. Kata Kunci: Peran, Pendamping PKH, Pemberdayaan, Rumah Tangga Sangat Miskin.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > Sosiologi
    Depositing User: Gun Gun Gunawan
    Date Deposited: 19 Dec 2017 11:44
    Last Modified: 19 Dec 2017 11:44
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37613

    Actions (login required)

    View Item