PENGARUH HEPATOPROTEKTOR MADU TERHADAP KERUSAKAN HISTOLOGIS SEL HEPAR MENCIT (Mus musculus) YANG DIBERI PERLAKUAN NATRIUM SIKLAMAT

Dewi, Marisa Rizqiana (2010) PENGARUH HEPATOPROTEKTOR MADU TERHADAP KERUSAKAN HISTOLOGIS SEL HEPAR MENCIT (Mus musculus) YANG DIBERI PERLAKUAN NATRIUM SIKLAMAT. Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (943Kb)

    Abstract

    Marisa Rizqiana Dewi., G0006202, 2010, Pengaruh Hepatoprotektor Madu terhadap Kerusakan Histologis Sel Hepar Mencit (Mus musculus ) yang Diberi Perlakuan Natrium Siklamat. Skripsi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Tujuan penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian madu secara peropal dalam mengurangi derajat kerusakan sel hepar mencit yang terpapar natrium siklamat, dan untuk mengetahui pengaruh peningkatan dosis madu dalam meningkatkan efek proteksinya. Metode Penelitian : penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik dengan post test only controlled group design. Sampel berupa hewan mencit berjenis kelamin jantan berumur 2-3 bulan dengan berat badan ± 20 gram. Sampel sebanyak 28 ekor dibagi dalam 4 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 7 ekor mencit. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Hari ke-15, mencit dikorbankan dengan cara dislokasi vertebra cervikalis kemudian organ hepar dextra diambil untuk selanjutnya dibuat preparat histologi dengan metode blok parafin dan pengecatan Hematoksilin Eosin (HE). Gambaran histologis hepar diamati dan dinilai berdasarkan kerusakan histologis yang berupa inti pyknosis, karyorrhexis dan karyolysis. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik Kruskal Wallis (α = 0,05) dan dilanjutkan dengan uji Mann Whitney (α = 0,05). Hasil Penelitian : Hasil uji Kruskal Wallis menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara keempat kelompok perlakuan. Hasil uji Mann Whitney menunjukkan perbedaan yang bermakna antara KK dan KP1, KK dan KP2, KK dan KP3, KP1 dan KP3 serta KP2 dan KP3. Sedangkan perbedaan yang tidak bermakna antara KP1 dan KP2. Simpulan Penelitian : Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terbukti adanya efek proteksi dari madu terhadap hepar yang berupa pengurangan derajat kerusakan sel hepar mencit yang diinduksi oleh natrium siklamat. Efek proteksi madu terhadap kerusakan sel hepar yang ditimbulkan oleh natrium siklamat dapat diamati secara jelas pada dosis II yaitu 0,4 mL/20 gram BB mencit yang terdapat pada kelompok perlakuan III. Kata kunci : madu, natrium siklamat, kerusakan histologis hepar

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Yudha Adhitya
    Date Deposited: 14 Jul 2013 17:38
    Last Modified: 14 Jul 2013 17:38
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3744

    Actions (login required)

    View Item