PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PERHATIAN SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI LINGKARAN SISWA KELAS VIII-D SMP NEGERI 7 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2016/2017

MANGGAR A, IRLINDA (2017) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PERHATIAN SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI LINGKARAN SISWA KELAS VIII-D SMP NEGERI 7 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2016/2017. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1245Kb)

    Abstract

    Irlinda Manggar Anugrahani. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PERHATIAN SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI LINGKARAN SISWA KELAS VIII-D SMP NEGERI 7 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2016/2017. Skripsi, Pendidikan Matematika FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta. Juli 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning yang dapat meningkatkan perhatian siswa terhadap pembelajaran dan kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi lingkaran siswa kelas VIII-D SMP Negeri 7 Surakarta tahun pelajaran 2016/2017, untuk mengetahui peningkatan perhatian siswa terhadap pembelajaran dan kemampuan pemecahan masalah matematika setelah mengikuti pelajaran matematika dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data keterlaksanaan pembelajaran, data perhatian siswa terhadap pembelajaran dan data kemampuan pemecahan masalah matematika. Data keterlaksanaan pembelajaran dan perhatian siswa terhadap pembelajaran diperoleh dari hasil observasi yang dilakukan selama proses pembelajaran, sedangkan data kemampuan pemecahan masalah matematika diperoleh dari hasil tes kemampuan pemecahan masalah akhir siklus. Indikator keberhasilan penelitian ini untuk perhatian siswa terhadap pembelajaran dikatakan berhasil apabila persentase rata-rata indikator ketercapaian perhatian siswa terhadap pembelajaran, berdasarkan hasil observasi adalah 70% dari jumlah total siswa. Sedangkan kemampuan pemecahan masalah matematika indikator keberhasilannya adalah setidaknya 70% dari jumlah total siswa yang mencapai skor kemampuan pemecahan masalah lebih dari atau sama dengan 7 untuk setiap soal pada materi lingkaran. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa langkah pembelajaran dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning yang dapat meningkatkan perhatian siswa terhadap pembelajaran dan kemampuan pemecahan masalah matematika adalah: 1) Pendahuluan: Fase 1 (Orientasi siswa kepada masalah) guru melakukan apersepsi, menyampaikan tujuan pembelajaran, memotivasi siswa dan memberikan permasalahan terkait topik materi yang akan dibahas. Fase 2 (Mengorganisasi siswa) guru bersama siswa membahas secara garis besar langkah menyelesaikan permasalahan kemudian guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok 2) Kegiatan inti meliputi: Fase 3 (Membimbing penyelidikan individu dan kelompok) guru membagikan LKK (Lembar Kerja Kelompok) pada masing-masing kelompok, kemudian guru meminta siswa untuk membaca petunjuk pada LKK dan membahas dan menyelesaikan permasalahan di LKK secara berdiskusi. Fase 4 (Mengembangkan dan menyajikan hasil karya) guru membantu siswa dalam merencanakan hasil diskusi, setelah guru menunjuk beberapa kelompok mempresentasikan hasil diskusi, guru memotivasi siswa untuk bertanya atau menanggapi hasil pekerjaan kelompok yang maju, guru mengklarifikasi hasil diskusi, siswa diberi waktu untuk mencatat, guru memberikan kuis individu. 3) Kegiatan Penutup: Fase 5 (Menganalisa dan mengevaluasi proses pemecahan masalah) guru bersama-sama dengan siswa menyimpulkan materi yang telah dipelajari, guru memberikan informasi materi selanjutnya dan guru memberikan tugas rumah. Hasil observasi perhatian siswa terhadap pembelajaran yang telah dilakukan berupa persentase persentase rata-rata perhatian siswa terhadap pembelajaran pada pra siklus sebesar 44,42%. Setelah diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning di kelas, pada siklus I rata-rata perhatian siswa terhadap pembelajaran mengalami peningkatan sebesar 13,95% menjadi 58,37% pada kategori sedang dan siklus II rata-rata perhatian siswa terhadap pembelajaran mengalami peningkatan sebesar 15,74% menjadi 74,11% pada kategori tinggi. Sedangkan untuk kemampuan pemecahan masalah pada materi lingkaran berdasarkan dari hasil tes pada pra siklus, siklus I dan siklus II mengalami peningkatan dari kondisi pra siklus sebesar 3,125% menjadi 43,75% pada siklus I, meningkat lagi menjadi 71,875% pada siklus II dari 32 siswa dikelas yang memperoleh skor kemampuan pemecahan masalah ≥7 untuk setiap soal. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan perhatian siswa terhadap pembelajaran dan kemampuan pemecahan masalah matematika pada materi lingkaran siswa kelas VIII-D SMP Negeri 7 Surakarta tahun pelajaran 2016/2017. Kata kunci: pembelajaran Problem Based Learning, perhatian siswa terhadap pembelajaran, kemampuan pemecahan masalah

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika
    Depositing User: Faricha Rizqi
    Date Deposited: 16 Dec 2017 11:43
    Last Modified: 16 Dec 2017 11:43
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37397

    Actions (login required)

    View Item