Pengaruh penggunaan bungkil biji kapuk (ceiba pentandra) dalam ransum terhadap performan Domba lokal jantan

Astanto , Era Ari (2008) Pengaruh penggunaan bungkil biji kapuk (ceiba pentandra) dalam ransum terhadap performan Domba lokal jantan. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF
Download (338Kb)

    Abstract

    Usaha beternak domba membutuhkan adanya manajemen pemeliharaan yang baik agar didapatkan hasil yang optimal. Salah satu yang menjadi perhatian penting adalah pemberian pakan yang sesuai dengan kebutuhan ternak. Pakan domba harus cukup mengandung zat-zat makanan yang dibutuhkan oleh ternak. Jenis pakan konsentrat sangat berperan penting dalam menunjang produtivitasnya, karena konsentrat merupakan pakan penguat. Namun dalam penyediaannya mempunyai kendala yaitu harganya yang relatif mahal. Oleh karena itu perlu adanya suatu usaha untuk mencari bahan pakan alternatif yang dapat dijadikan sebagai bahan pakan konsentrat, yang harganya murah dan penyediaannya tidak bersaing dengan kebutuhan manusia, yaitu bungkil biji kapuk (Ceiba Pentandra). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan bungkil biji kapuk(BBK) dalam ransum dan mengetahui tingkat penggunaan yang optimal terhadap performan domba lokal jantan. Penelitian ini telah dilaksanakan sejak bulan September 2007 sampai bulan November 2007 selama 10 minggu di kandang milik Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta yang terletak di desa Jatikuwung, kecamatan Gondangrejo, kabupaten Karanganyar. Penelitian ini menggunakan 16 ekor Domba Lokal Jantan dengan rata- rata bobot badan 12,6+1,09kg. Ternak dibagi dalam empat perlakuan dan empat ulangan, tiap ulangan terdiri dari satu ekor. Pakan yang diberikan adalah hijauan (rumput lapang), konsentrat BC 132 produksi Puspetasari dan molases dengan perbandingan 60% : 38% : 2%. Pakan perlakuan berupa BBK dengan susunan sebagai berikut 0% (P0), 5% (P1), 10% (P2), 15% (P3). Peubah penelitian ini adalah konsumsi pakan, pertambahan bobot badan harian, konversi pakan, dan feed cost per gain. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis variansi menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola searah sedangkan feed cost per gain dilaporkan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata dari keempat perlakuan yaitu P0, P1, P2, P3 berurutan untuk konsumsi pakan (BK) adalah 637,75; 671,75; 694,25 dan 658,50 (g/ekor/hari). Pertambahan bobot badan harian adalah 45,98; 58,98; 70,54; dan 49,11(g/ekor/hari). Konversi pakan adalah 14,42; 11,90; 9,86; dan 14,04. dan Feed cost per gain adalah Rp. 21622;09 Rp. 17707,06; Rp. 14746,13 dan Rp. 20765,71. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penggunaan bungkil biji kapuk sampai taraf 15% dalam ransum tidak berpengaruh terhadap konsumsi pakan, pertambahan bobot badan, dan konversi pakan. Kata kunci : domba lokal jantan, bungkil biji kapuk, performan

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Afif Wandala
    Date Deposited: 22 Jul 2013 17:20
    Last Modified: 22 Jul 2013 17:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3739

    Actions (login required)

    View Item