ANALISIS WACANA KRITIS BERITA KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK (Studi Analisis Wacana Teun . Van Dijk Pada Berita Kekerasan Seksual Terhadap Anak dalam Surat Kabar Harian Kompas Periode 11 Januari 2013 - 28 Februari 2013)

NINGTYASTUTI, MIRA (2017) ANALISIS WACANA KRITIS BERITA KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK (Studi Analisis Wacana Teun . Van Dijk Pada Berita Kekerasan Seksual Terhadap Anak dalam Surat Kabar Harian Kompas Periode 11 Januari 2013 - 28 Februari 2013). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (153Kb)

    Abstract

    Kekerasan seksual saat ini rentan dialami anak-anak di Indonesia. Jumlahnya yang kian meningkat dalam beberapa tahun terakhir, membuat Indonesia pernah menetapkan 2013 sebagai tahun “Darurat Nasional” kekerasan seksual terhadap anak. Dahulu kekerasan tersebut jarang terpublikasi. Karena dianggap sebagai suatu aib, keluarga korban cenderung memilih untuk menutupinya. Namun dengan dukungan media saat ini, kasus kekerasan seksual terhadap anak begitu mudah menjadi konsumsi publik. Sebagai sebuah berita, kekerasan seksual pada anak umumnya hanya dilihat sebatas informasi yang diperoleh melalui media tanpa memperhatikan bagaimana cara media mengumpulkan keterangan dan mendeskripsikan korban. Sehingga bila merujuk pada kemampuan media dalam mengangkat suatu peristiwa khususnya kekerasan seksual terhadap anak, maka media diharapkan lebih berhati-hati dalam mendeskripsikan anak korban kekerasan tersebut. Tanpa kehati-hatian, seorang anak yang telah menjadi korban kekerasan bukan tidak mungkin turut menjadi korban pemberitaan. Sebagai studi komunikasi, penelitian ini menggunakan analisis wacana yang mengacu pada teori Teun A. van Dijk. Dipilihnya teori van Dijk sebagai pisau penelitian, karena van Dijk menggabungkan tiga aspek yang terdiri dari analisis struktur teks, kognisi sosial dan konteks sosial. Melalui ketiga aspek tersebut peneliti dapat mengetahui makna tersembunyi dan wacana yang terbentuk khususnya terhadap anak korban kekerasan seksual yang disajikan dalam surat kabar harian Kompas periode Januari-Februari 2013. Berdasarkan hasil analisis teks, peneliti menyimpulkan bahwa wacana yang dibangun Kompas terkait anak korban kekerasan seksual sudah disajikan secara positif. Meskipun pada pemilihan kata yang memuat makna tersembunyi, Kompas terkadang menampilkan hal yang seharusnya tidak diperlukan. Dalam hasil analisis kognisi sosial, terbentuk dua wacana seputar kekerasan seksual terus mengancam anak Indonesia dan wacana orang terdekat yang menjadi pelindung sekaligus pelaku. Sebagai hasil analisis sosial diketahui bahwa kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia sudah menjadi pengetahuan publik sejak lama. Hal itu tidak terlepas dari peran serta media khususnya Kompas yang selalu mengangkat peristiwa tersebut di tengah persoalan lain yang terjadi dalam masyarakat. Kata kunci: analisis wacana kritis, kekerasan seksual terhadap anak, media massa

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Politik > Ilmu Komunikasi
    Depositing User: Cantya Dyana Larasati
    Date Deposited: 15 Dec 2017 00:57
    Last Modified: 15 Dec 2017 00:57
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37381

    Actions (login required)

    View Item