Respon Garut (Maranta arundinacea L.) terhadap Jumlah Benih dan Dosis Pupuk Organik

L, MENTARI NURUL (2017) Respon Garut (Maranta arundinacea L.) terhadap Jumlah Benih dan Dosis Pupuk Organik. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (67Kb)

    Abstract

    Garut merupakan tanaman yang belum banyak dibudidayakan di Indonesia.Garut tidak menjadi sumber pangan pokok namun sering ditanam di pekarangan di pedesaan sebagai cadangan pangan ketika musim paceklik.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jumlah benih dan dosis pupuk organik yang optimum bagi pertumbuhan dan hasil garut.Penelitian ini dilakukan di kebun Percobaan Lahan Kering Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret di Jumantono, Karanganyar.Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) faktorial dengan 2 faktor perlakuan yaitu jumlah benih dan dosis pupuk organik.Jumlah benih terdiri dari 2 taraf, yaitu J1 (jumlah benih 1 per lubang tanam) dan J2 (jumlah benih 2 per lubang tanam). Dosis pupuk organik terdiri dari 3 taraf, yaitu P1 (2,5 ton/ha), P2 (5 ton/ha) dan P3 (7,5 ton/ha). Data dianalisis menggunakan uji DMRT(Duncan Multiple Range Test) taraf 5%.Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah benih 2 per lubang tanam menghasilkan pertumbuhan dan hasil garut yang lebih baik pada variabel jumlah daun, panjang umbi dan berat umbi per petak.Dosis pupuk organik tidak memberikan hasil yang nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman garut, namun dosis pupuk organik 5 ton/ha cenderung memberikan hasil yang lebih tinggi pada jumlah umbi, berat umbi per petak dan diameter umbi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > Agroteknologi
    Depositing User: Cantya Dyana Larasati
    Date Deposited: 14 Dec 2017 23:59
    Last Modified: 14 Dec 2017 23:59
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37377

    Actions (login required)

    View Item