SUPLEMENTASI ZEOLIT, BENTONIT DAN ARANG AKTIF PADA RANSUM DENGAN KOMPONEN KUE KERING AFKIR TERHADAP KECERNAAN PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR SAPI PERANAKAN FRIESIAN HOLSTEIN

PRATAMA, DIMAS GELAR (2017) SUPLEMENTASI ZEOLIT, BENTONIT DAN ARANG AKTIF PADA RANSUM DENGAN KOMPONEN KUE KERING AFKIR TERHADAP KECERNAAN PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR SAPI PERANAKAN FRIESIAN HOLSTEIN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (168Kb)

    Abstract

    SUPLEMENTASI ZEOLIT, BENTONIT DAN ARANG AKTIF PADA RANSUM DENGAN KOMPONEN KUE KERING AFKIR TERHADAP KECERNAAN PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR SAPI PERANAKAN FRIESIAN HOLSTEIN 1 Dimas Gelar Pratama2 Sudibya3 Wara Pratitis Sabar Suprayogi4 ABSTRAK Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruuh suplementasi bentonit, zeolit dan arang aktif pada level yang sama terhadap konsumsi protein kasar, konsumsi serat kasar, kecernaan protein kasar (KCPK) dan kecernaan serat kasar (KCSK). Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2016 sampai dengan Januari 2017 yang bertempat di Kelompok Tani Ternak (KTT) Maju Terus yang berlokasi di desa Singosari kecamatan Mojosongo kabupaten Boyolali. Analisis laboratorium dilaksanakan di Laboratorium Nutrisi dan Makanan Ternak Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian UNS, Surakarta dan Laboratorium Chem-Mix Pratama, Yogyakarta. Materi yang digunakan berupa sapi perah peranakan Friesian Holstein sebanyak 12 ekor dengan rataan bobot badan 487 kg ± 45,92 kg (CV = 9,43%), laktasi tahun kedua dengan produksi susu seragam.Pakan yang diberikan berupa ransum basal dengan jumlah 2,4% dari bobot badan ternak (dalam BK). Desain penelitian menguanakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan P0 = Ransum control, P1= P0 + bentonit 2% pada konsentrat, P2= P0 + zeolit 2% pada konsentrat dan P3= P0 + arang aktif 2% pada konsentrat. Penelitian diawali dengan tahap adaptasi selama tujuh hari, kemudian dilanjutkan tahap pemeliharaan selama dua bulan. Pengambilan data konsumsi dan koleksi feses dilakukan selama 10 hari. Data yang diperoleh kemudian dilakukan analisis varians (ANAVA). Hasil analisis menunjukan suplementasi bentonit, zeolit dan arang aktif dengan level 2% pada ransum berpengaruh tidak nyata terhadap konsumsi protein kasar, konsumsi serat kasar, KCPK dan KCSK. Kata Kunci : sapi perah, konsumsi protein kasar, konsumsi serat kasar, kecernaan protein kasar, kecernaan serat kasar. 1) Makalah ini disampaikan pada seminar hasil penelitian di Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret Surakarta. 2) Mahasiswa Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret Surakarta. 3) Pembimbing Utama. 4) Pembimbing Pendamping.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > Peternakan
    Depositing User: Wahyu Trianingsih
    Date Deposited: 13 Dec 2017 08:39
    Last Modified: 13 Dec 2017 08:39
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37301

    Actions (login required)

    View Item