SINTASAN BACILLUS ANTAGONIS PATOGEN FUSARIUM PISANG DALAM FORMULASI BERBAHAN BAKU UBI KAYU

NURROHMAN, ANTON (2017) SINTASAN BACILLUS ANTAGONIS PATOGEN FUSARIUM PISANG DALAM FORMULASI BERBAHAN BAKU UBI KAYU. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (807Kb)

    Abstract

    Produksi pisang Indonesia pada tahun 2013 telah mencapai 6,28 juta ton. Seluas 6,63 ha lahan pertanaman pisang di Sumatra rusak akibat serangan dari patogen Foc pada musim tanam 2011. Gejala penyakit ditunjukkan dengan perubahan warna daun menjadi kuning pucat dan pada pengamatan hari selanjutnya daun berubah menjadi coklat, kehitaman, dan layu. Beberapa metode pengendalian telah dilakukan untuk mengatasi penyakit ini tetapi belum memberikan hasil yang memuaskan. Alternatif lain untuk pengendalian penyakit ini adalah menggunakan bakteri Bacillus endofit. Bakteri ini mampu menghasilkan zona hambatan untuk mengendalikan patogen pada uji in vitro. Bakteri Bacillus biasa dibiakkan dalam formulasi media dengan bahan baku kentang. Harga kentang cukup mahal sehingga diperlukan alternatif lain yaitu ubi kayu. Tujuan penelitian ini yaitu mengevaluasi sintasan Bacillus apabila dilakukan penyimpanan dengan formulasi media untuk perbanyakan Bacillus endofit pisang dengan bahan baku ubi kayu serta pengaruh penyimpanan terhadap viabilitas Bacillus dalam menekan Foc. Penelitian dilaksanakan mulai bulan September 2016 - Juni 2017 di Laboratorium Hama dan Penyakit Tanaman dan Rumah Kasa Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta. Formulasi media yang diuji disimpan dengan lama waktu masing-masing 0 bulan, 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan dan 4 bulan dan jumlah populasi koloni Bacillus dihitung dengan menggunakan metode pengenceran dan plating. Unit percobaan lapangan disusun dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan aplikasi Bacillus (agens pengendali hayati) dan Foc (patogen tanaman). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Pengamatan penyakit layu Fusarium dilakukan setiap minggu selama 4 minggu dimulai 1 minggu setelah inokulasi Foc. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sintasan terbaik Bacillus endofit dalam formulasi media dengan bahan baku ubi kayu dan air leri yang disimpan selama 2 bulan. Nilai pH formulasi media mengalami penurunan yang diakibatkan aktifitas mikrob yang mengubah sumber karbon menjadi energi. Bacillus endofit dalam formulasi medium dengan bahan baku ubi kayu dan air leri yang disimpan selama 2 bulan mampu menekan penyakit layu Fusarium pada intensitas penyakit, laju infeksi pada bibit pisang mas kirana serta mampu meningkatkan pertumbuhan bibit pisang mas kirana pada tinggi tanaman, luas daun, diameter batang, berat basah, dan berat akar.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    T Technology > T Technology (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Agroteknologi
    Depositing User: Rea Aisha Champa
    Date Deposited: 11 Dec 2017 21:29
    Last Modified: 11 Dec 2017 21:29
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37116

    Actions (login required)

    View Item