PERBANDINGAN KEBERHASILAN SINKRONISASI ESTRUS MENGGUNAKAN PROSTAGLANDIN F2α INJEKSI INTRAMUSKULER DAN SUBMUKOSA VULVA PADA KAMBING PERANAKAN ETTAWA

Yushanti, Anna (2017) PERBANDINGAN KEBERHASILAN SINKRONISASI ESTRUS MENGGUNAKAN PROSTAGLANDIN F2α INJEKSI INTRAMUSKULER DAN SUBMUKOSA VULVA PADA KAMBING PERANAKAN ETTAWA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (107Kb)

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah membandingkan keberhasilan sinkronisasi estrus menggunakan hormon prostaglandin F2α (PGF2α) pada Kambing Peranakan Etawa (PE) yang diinjeksikan secara intramuskuler (im) dan submukosa vulva (smv) dengan dosis yang berbeda. Sebanyak 15 ekor kambing PE umur 2,5 tahun digunakan sebagai materi penelitian. Hormon yang digunakan adalah Lutaprost. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah, dengan tiga perlakuan yaitu P0 = im 0,6 ml; P1 = smv 0,6 ml dan P2 = smv 0,3 ml secara double dosage dengan interval 11 hari. Variabel yang diamati yaitu nilai hambatan arus listrik heat estrous detector, warna vulva, respon, lama dan onset estrus. Hasil menunjukkan bahwa P0, P1 dan P2 memiliki pola nilai hambatan arus listrik heat estrous detector tinggi pada awal estrus, rendah pada puncak estrus dan tinggi pada akhir estrus. Pola tersebut kemudian menjadi acuan untuk menentukan nilai respon, lama dan onset estrus. Nilai hambatan arus listrik heat estrous detector puncak estrus pada P0, P1 dan P2 masing-masing 472,50±23,63; 480,00±8,16 dan 485,00±12,90. Warna vulva P0, P1 dan P2 masing-masing 11,5; 11 dan 11. Persentase respon, lama dan onset estrus pada P0, P1 dan P2 masing-masing 80%, 100% dan 100%; 44,50 jam, 44,00 jam dan 43,50 jam; 38 jam, 24 jam dan 120 jam. Nilai hambatan arus listrik heat estrous detector, warna vulva dan lama estrus pada puncak estrus tidak berbeda nyata (P>0,05), onset estrus berbeda nyata (P<0,05). Kesimpulannya injeksi PGF2α secara smv (0,6 ml dan 0,3 ml) dengan im (0,6 ml) memberikan keberhasilan estrus yang sama pada nilai hambatan arus listrik heat estrous detector, warna vulva dan lama estrus, lebih baik pada respon estrus dan berbeda pada onset estrus.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    S Agriculture > SF Animal culture
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Peternakan
    Depositing User: Rea Aisha Champa
    Date Deposited: 11 Dec 2017 21:02
    Last Modified: 11 Dec 2017 21:02
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37108

    Actions (login required)

    View Item