Kinerja Reproduksi Induk Sapi Peranakan Ongole (PO) Ditinjau Dari Tingkatan Umur Ternak Di Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo

, Sugiharti (2017) Kinerja Reproduksi Induk Sapi Peranakan Ongole (PO) Ditinjau Dari Tingkatan Umur Ternak Di Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (15Kb)

    Abstract

    KINERJA REPRODUKSI INDUK SAPI PERANAKAN ONGOLE (PO) DITINJAU DARI TINGKATAN UMUR TERNAK DI KECAMATAN PITURUH KABUPATEN PURWOREJO SUGIHARTI H0513132 RINGKASAN Jumlah penduduk di Indonesia setiap tahun cenderung meningkat. Peningkatan jumlah penduduk sejalan dengan laju permintaan daging sapi. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (2016) menyatakan bahwa kebutuhan daging sapi pada tahun 2015 untuk konsumsi sebesar 653.982 ton, sedangkan perkiraan pada tahun 2016 sebesar 675.220 ton. Produksi lokal hanya sebanyak 416.090 ton atau 63,62%, masih terdapat kekurangan sebesar 36,38%, maka perlu dilakukan peningkatan populasi, produktivitas dan reproduksinya. Kecamatan Pituruh merupakan salah satu kecamatan yang ikut serta dalam pengembangan sapi bakalan lokal, dengan populasi induk sapi potong tertinggi di Kabupaten Purworejo. Salah satu cara mengetahui kinerja reproduksi yaitu dengan mengidentifikasi reproduksi induk ditinjau dari tingkatan umur induk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja reproduksi induk sapi PO ditinjau dari tingkatan umur ternak di Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahap yaitu tahap pra survei dan tahap survei. Penentuan lokasi dan sampel penelitian ditentukan secara purposive sampling. Desa yang terpilih yaitu Desa Wonosido, Desa Kalijering dan Desa Kalimati yang memiliki induk sapi PO terbanyak di Kecamatan Pituruh. Sampel yang digunakan sebanyak 93 ternak. Penelitian dilaksanakan mulai tanggal 3 Oktober-3 Desember 2016. Data yang dikumpulkan meliputi Days Open (DO), Service per Conception (S/C), Conception rate (CR) dan pakan. Data meliputi Days Open, Service per Conception dan Conception Rate dianalisis menggunakan analisis variansi (Unbalanced Analysis of Variance) dan dilanjutkan dengan uji Duncant Multiple Range Test (DMRT). Data meliputi identitas peternak dan pakan di analisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umur ternak <5, 5-7 dan >7 tahun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap nilai DO, S/C (Alami) dan CR, namun umur ternak berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap nilai S/C (IB). Pakan yang diberikan sudah banyak bervariasi, namun tidak semua ternak diberikan konsentrat. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kinerja reproduksi induk sapi PO di Kecamatan Pituruh dilihat dari nilai DO, S/C, CR dan pakan masih kurang efisien dan umur induk merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan kinerja reproduksi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
    Divisions: Fakultas Pertanian > Peternakan
    Depositing User: Cantya Dyana Larasati
    Date Deposited: 11 Dec 2017 16:36
    Last Modified: 11 Dec 2017 16:36
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37064

    Actions (login required)

    View Item