Evaluasi Kinerja Seismik Rusunawa Cilacap dengan Kurva Kerapuhan Berbasis Analisis Pushover

Alvita, Meli Anta (2017) Evaluasi Kinerja Seismik Rusunawa Cilacap dengan Kurva Kerapuhan Berbasis Analisis Pushover. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (308Kb)

    Abstract

    Evaluasi gedung tahan gempa berbasis kinerja di Indonesia sangat penting karena sebagian besar wilayah Indonesia rawan terhadap gempa. Salah satu sarana untuk mengevaluasi kinerja seismik struktur gedung adalah analisis Pushover. Prosedur analisis Pushover yaitu dengan memberikan pola beban lateral yang ditingkatkan secara bertahap sampai target perpindahan tercapai. Pada penelitian ini dilakukan evaluasi kinerja seismik pada gedung Rusunawa Cilacap dengan kelas situs tanah sedang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kemungkinan terjadinya tingkat kerusakan struktur untuk berbagai intensitas gerakan tanah yang dapat digambarkan oleh kurva kerapuhan. Untuk membangun kurva kerapuhan yaitu dengan mengolah kurva kapasitas yang didapatkan dari analisis Pushover. Kurva kapasitas dikonversi dalam format ADRS (Acceleration Displacement Response Spectrum) menjadi spektrum kapasitas untuk mendapatkan nilai spectra median displacement yang digunakan sebagai penentu nilai batas kondisi kerusakan tertentu. Penelitian ini menggunakan prosedur Hazus-MH MR5 untuk mengklasifikasikan tingkat kerusakan bangunan menjadi empat kondisi kerusakan diskrit yaitu slight damage, moderate damage, extensive damage, dan complete damage. Hubungan probabilitas dengan empat parameter demand tersebut digambarkan dalam kurva kerapuhan. Hasil analisis kurva kerapuhan gedung Rusunawa Cilacap memiliki probabilitas kerusakan struktur slight sebesar 100%, moderate sebesar 100%, extensive sebesar 45,77% dan complete sebesar 34,15%. Dilihat dari kurva kerapuhan seismik Rusunawa Cilacap dapat dikatakan sangat besar kemungkinan terjadi kerusakan slight dan moderate akibat gempa di daerah Cilacap. Sehingga dicoba memodelkan bangunan tanpa memasukkan beban water tank yang ada di atap menghasilkan probabilitas yang lebih baik yaitu pada percepatan tanah di wilayah Cilacap 0,42 g, probabilitas kerusakan bangunan slight sebesar 99,94%, moderate sebesar 99,28%, extensive sebesar 42,40% dan complete sebesar 33,79%.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Zahrotun Hanifah
    Date Deposited: 21 Dec 2017 15:58
    Last Modified: 21 Dec 2017 15:58
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37059

    Actions (login required)

    View Item