Prarancangan Pabrik Amil Asetat dari Asam Asetat dan Amil Alkohol Kapasitas 15.000 ton/tahun

Lerian, Metty (2017) Prarancangan Pabrik Amil Asetat dari Asam Asetat dan Amil Alkohol Kapasitas 15.000 ton/tahun. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (152Kb)

    Abstract

    Metty Lerian dan Muhammad Iqbal Al Fuady, 2017, Prarancangan Pabrik Amil Asetat dari Asam Asetat dan Amil Alkohol dengan Kapasitas 15.000 ton/tahun, Program Studi Sarjana Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Pabrik amil asetat dirancang dengan kapasitas 15.000 ton/tahun. Bahan baku yang dibutuhkan adalah asam asetat dengan kemurnian 99,8% dari PT. Indo Acidatama sebesar 7.189 ton/tahun dan amil alkohol dengan kemurnian 95% dari Hubei Prosperity Galaxy Chem Co.Ltd sebesar 11.421 ton/tahun. Produk samping berupa campuran air dan sisa bahan baku sebanyak 3.611 ton/tahun. Pabrik ini direncanakan akan didirikan di kawasan Terboyo, Semarang, Jawa Tengah pada tahun 2019, dan beroperasi pada tahun 2020. Pabrik didirikan dengan luas tanah 6.000 m2. Amil asetat banyak digunakan dalam industri cat sebagai pelarut, dan pemberi rasa atau aroma pada industri makanan. Amil asetat dibuat dengan proses esterifikasi pada suhu 40oC – 52,18oC dan tekanan 1 atm di dalam Reaktor Fixed Bed Single Tube dengan kondisi adiabatis menggunakan katalis Amberlyst 15. Reaksi yang berlangsung bersifat eksotermis dengan konversi asam asetat sebesar 70%. Produk reaksi dan sisa reaktan dipisahkan menggunakan menara ekstraktif distilasi dengan DMSO (Dimetil Sulfoksida) sebagai solven untuk memisahkan amil alkohol. Distilat berisi campuran heterogen, yaitu fase amil asetat dan fase air yang berisi sisa asam asetat. Kemurnian produk amil asetat adalah 99%. Hasil bawah menara ekstraktif distilasi berisi amil alkohol dan DMSO. Amil alkohol dan DMSO dipisahkan kembali menggunakan menara distilasi sehingga sisa amil alkohol dapat di-recycle ke reaktor, dan DMSO sebagai solven di menara ekstraktif distilasi. Produk samping pabrik ini adalah asam asetat dengan konsentrasi rendah yang bisa dijual ke pasaran. Kebutuhan spesifik utilitas meliputi air sebanyak 136,24 liter/kg produk, steam sebanyak 0,50 kg/kg produk, dan bahan bakar batubara sebanyak 0,38 kg/kg produk. Kebutuhan listrik disuplai oleh PT. PLN Semarang Timur sebesar 148,25 kW, udara tekan pada suhu 35oC dan tekanan 4,04 bar sebanyak 176,88 m3/jam, dan bahan bakar Industries Diesel Oil (IDO) sebanyak 0,015 liter/kg produk sebagai bahan bakar cadangan. Bentuk perusahaan yang dipilih adalah Perseroan Terbatas (PT). Sistem kerja karyawan berdasarkan pembagian jam kerja yang terdiri dari karyawan shift dan non-shift selama 24 jam per hari dan 330 per tahun. Jumlah kebutuhan tenaga kerja sebanyak 118 orang. Dari analisa ekonomi diperoleh modal tetap sebesar Rp 75.748.940.239 dan modal kerjanya sebesar Rp 327.480.399.634. Analisa kelayakan menunjukkan bahwa Profit on Sales (POS) sebelum dan sesudah pajak sebesar 11% dan 9%. Return of Investment (ROI) sebelum dan sesudah pajak sebesar 70% dan 52%. Pay Out Time (POT) sebelum dan sesudah pajak selama 1,28 tahun dan 1,66 tahun. Break Even Point (BEP) 49%, dan Shut Down Point (SDP) 40%, sedangkan Discounted Cash Flow (DCF) sebesar 17%. Berdasarkan hasil evaluasi di atas, maka Pabrik Amil Asetat dengan kapasitas 15.000 ton/tahun dinilai layak didirikan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TP Chemical technology
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Kimia
    Depositing User: Arief Atmojo
    Date Deposited: 11 Dec 2017 13:46
    Last Modified: 11 Dec 2017 13:46
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37033

    Actions (login required)

    View Item