PENGARUH KOMPETENSI INVESTOR DAN OVERCONFIDENCE TERHADAP FREKUENSI PERDAGANGAN

WAFI IVADA, (2010) PENGARUH KOMPETENSI INVESTOR DAN OVERCONFIDENCE TERHADAP FREKUENSI PERDAGANGAN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

[img] PDF - Published Version
Download (644Kb)

    Abstract

    Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh karakteristik demografi investor terhadap kompetensi investor dan menguji pengaruh kompetensi investor dan overconfidence terhadap frekuensi perdagangan. Penelitian ini merupakan hypothesis testing (pengujian hipotesis) dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah Investor BEI. Sampel merupakan investor online dan investor langsung yang terdaftar di perusahaan sekuritas. Pengambilan sampel menggunakan dua metode yaitu: convenience samplinguntuk responden Online dan quota samplinguntuk responden langsung yang terdaftar di perusahaan sekuritas. Pengambilan sampel menggunakan dua cara karena tingkat respond rate responden terhadap kuesioner secara langsung rendah. Jadi untuk mendapatkan sejumlah responden yang memenuhi syarat minimal penulis menggunakan dua pengambilan sampel secara online dan secara langsung. Hasil pengujian menunjukkan hasil yang konsisten dengan penelitianpenelitian sebelumnya yang menemukan bahwa karakteristik demografi investor berpengaruh pada persepsi kompetensi investor, dimana investor dengan jenis kelamin laki-laki, usia muda, pendapatan yang tinggi, dan pendidikan yang tinggi akan menyebabkan investor merasa mempunyai kompetensi yang tinggi. Untuk persepsi kompetensi investor juga berpengaruh pada frekuensi perdagangan (trading). Dari hasil pengujian regresi linear menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan persepsi kompetensi investor pada frekuensi perdagangannya. Investor dengan persepsi kompetensi yang tinggi maka investor akan lebih sering melakukan aktivitas perdagangan (trading). Selanjutnya overconfidence mempengaruhi frekuensi perdagangan investor. Dari hasil pengujian regresi linear menunjukkan bahwa overconfidence berpengaruh signifikan terhadap frekuensi perdagangan. Investor dengan overconfidence yang tinggi maka akan sering melakukan perdagangan. Kata kunci: karakteristik demografi investor, kompetensi investor, overconfidence, frekuensi perdagangan

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HG Finance
    Divisions: Fakultas Ekonomi > Manajemen
    Depositing User: Yudha Adhitya
    Date Deposited: 14 Jul 2013 17:08
    Last Modified: 14 Jul 2013 17:08
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3703

    Actions (login required)

    View Item