STUDI KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPHALT CONCRETE WEARING COURSE DENGAN ASBUTON EMULSI SEBAGAI BAHAN PENGIKAT

N, Fikri Muhammad (2017) STUDI KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPHALT CONCRETE WEARING COURSE DENGAN ASBUTON EMULSI SEBAGAI BAHAN PENGIKAT. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (21Kb)

    Abstract

    Sering kita ketahui pada pengerjaan perkerasan jalan, penggunaaan aspal minyak sering dilakukan. Hal ini dikarenakan dari segi mutu aspal minyak sesuai SNI yang diberlakukan oleh Bina Marga. Namun dengan banyaknya kebutuhan aspal minyak lambat laun ketersediaannya makin menipis untuk itulah diperlukan alternative pengganti. Salah satunya menggunakan Asbuton butir yang dioalah menjadi Asbuton emulsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kadar Aspal Optimum dan karakteristik Marshall test dari campuran Asphalt concrete wearing course dengan Asbuton emulsi sebagai bahan pengikat Pada proses pencampuran benda uji di lab diketahui bahwa pencampuran awal menggunakan metode campuran dingin. Setelah dilakukan percobaan hasil campuran yang didapatkan memiliki waktu setting yang lama. Oleh karena itu metode pencampuran diubah menjadi metode campuran hangat dengan variasi suhu yang digunakan yakni 30º, 60º dan 90º. Pada metode campuran hangat didapatkan campuran dengan waktu setting lebih singkat. Penelitian terdiri atas pengujian aspal dan pengujian terhadap campuran (Kadar aspal optimum dan Marshall Test). Setelah didapatkan kadar dari masing-masing Asbuton Emulsi, kemudian Asbuton Emulsi dicampur dengan agregat untuk dijadikan campuran hangat Asphalt Concrete Wearing Course. Setelah dilakukan uji volumetrik dari benda uji, dilakukan pengujian Marshall. Hasil dari analisis Marshall didapatkan kadar aspal optimum. Dari pengujian didapatkan nilai karakteristik Marshall campuran hangat asphalt concrete wearing course dengan pengikat Asbuton Emulsi,berada pada kadar optimum 3,27% dengan nilai yang didapat sebagai berikut: nilai stabilitas campuran sebesar 357,021 kg, nilai kepadatan sebesar 2,39 gram/cc, nilai VIM sebesar 4,716 %, nilai flow sebesar 3,23 mm, dan nilai Marshall Quotient sebesar 110,84 kg/mm. Nilai karakteristik Marshall seperti stabilitas, densitas, Marshall Quotient (MQ), flow dan porositas tidak memenuhi batas minimum syarat spesifikasi SNI 03-1737-1989 tentang Tata Cara Pelaksanaan Lapis Aspal Beton (Laston) Untuk Jalan Raya

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: Reni reni
    Date Deposited: 11 Dec 2017 11:34
    Last Modified: 11 Dec 2017 11:34
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/37012

    Actions (login required)

    View Item