UPAYA PENYELESAIAN KREDIT PERBANKAN BERMASALAH/NON PERFORMING LOAN DALAM RANGKA MEMBANGUN HUBUNGAN KONTRAKTUAL YANG HARMONIS

Prihatin, Lilik (2017) UPAYA PENYELESAIAN KREDIT PERBANKAN BERMASALAH/NON PERFORMING LOAN DALAM RANGKA MEMBANGUN HUBUNGAN KONTRAKTUAL YANG HARMONIS. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1102Kb)

    Abstract

    Lilik Prihatin, S321508003. Upaya Penyelesaian Kredit Perbankan Bermasalah/Non Performing Loan dalam Rangka Membangun Hubungan Kontraktual Yang Harmonis. Tesis : Program Studi Magister Ilmu Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian Ini bertujuan untuk mengetahui Upaya Penyelesaian Kredit Perbankan Bermasalah/Non Performing Loan dalam Rangka Membangun Hubungan Kontraktual Yang Harmonis, yang mana dalam penyaluran kredit bank banyak mengalami permasalahan kredit macet/kredit bermasalah sehingga pihak bank harus melakukan analisis yang tajam, teliti dan cermat. Jenis penelitian dalam penulisan ini adalah empiris / non-doktrinal, dengan mendasarkan pada konsep hukum yang ke 5 yaitu manifestasi makna-makna simbolik perilaku sosial sebagai tampak dalam interaksi mereka. Bentuk penelitian yang digunakan adalah diagnostik. Analisa data menggunakan analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: pertama, Faktor penyebab terjadinya kredit macet/kredit bermasalah (Non Performing Loan) antara lain disebabkan karena Penggunaan kredit tidak sesuai dengan tujuan penggunaannya, nasabah kurang mampu mengelola usahanya dan terjadinya cerai. Kedua, Upaya penyelesaian yang ditempuh untuk mengatasi kredit yaitu dengan penjualan sebagian atau seluruh anggunan/jaminan dibawah tangan oleh debitur sehingga bisa memudahkan untuk pengembalian hutang-hutang debitur dapat menghemat waktu, biaya dan hasilnya akan lebih baik dari pada penjualan lelang dan apabila jalur penyelesaian tersebut tidak berhasil atau tidak mempunyai jalan keluar lagi, maka penjualan tersebut diserahkan ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) yang mana penjualan tersebut merupakan upaya terakhir, sehingga hubungan antara bank dengan nasabah terjalin kepercayaan hubungan kontraktual yang harmonis. Implikasi yang timbul dari hasil kesimpulan bahwa dengan banyaknya kredit macet menyebabkan turunnya likuiditas bank itu sendiri, sehingga akhirnya mempengaruhi program pemerintah dalam percepatan penyaluran kredit. Adapun saran / rekomendasi yang diajukan antara lain diperlukan ketelitian dalam proses penyaluran kredit dan debitur harus mencerminkan karakter yang dapat dipercaya serta diperlukan itikad baik dalam perjanjian kredit. Kata Kunci : Kredit Bermasalah, Hubungan Bank Dengan Nasabah, Penyelesaian Jalur Non Litigasi.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Pascasarjana > Magister > Ilmu Hukum - S2
    Depositing User: Arief Atmojo
    Date Deposited: 11 Dec 2017 09:18
    Last Modified: 11 Dec 2017 09:18
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36956

    Actions (login required)

    View Item