Pengaruh Intellectual Capital dan Corporate Social Responsibility serta Komisaris Independen Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Public Manufaktur di Indonesia

R, Erinos N (2017) Pengaruh Intellectual Capital dan Corporate Social Responsibility serta Komisaris Independen Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Public Manufaktur di Indonesia. PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (226Kb)

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan bukti empiris bagaimana pengaruh Intellectual capital, CSR, dan komisaris independen terhadap kinerja keuangan. Hasil penelitian ini mampu menghitung elemen mana yang paling berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Besarnya pengaruh tersebut dimasukkan kedalam tabel Guilford untuk mengetahui kategori yang dicapai yaitu rendah, sedang dan tinggi. Intellectual capital diukur dengan metode Pulic yang terdiri dari Capital Employnent effisiency (CEE), Human Capital Effisiency (HCE), dan Structural Capital Effisiency (SCE). Penelitian ini menggunakan regresi linier berganda untuk menguji pengaruh langsung antar variabel yang diteliti, dan kemudian atas dasar hasil uji tersebut digunakan nilai uji t untuk melihat pengaruh dari masing-masing elemennya. Data yang digunakan adalah data sekunder yang bersumber dari annual report resmi yang telah dipublikasikan. Observasi penelitian ini berjumlah 550 buah perusahaan selama 5 tahun dimulai dari tahun 2009 sampai tahun 2013. . Temuan yang dihasilkan adalah Intellectual capital, CSR, dan komisaris independen berpengaruh secara positif terhadap kinerja keuangan. Berdasarkan tabel Guilford besarnya pengaruh yang dihasilkan termasuk kategori rendah. Rendahnya pengaruh yang dihasilkan disebabkan tidak seimbangnya investasi yang dilakukan perusahaan terhadap elemen-elemen Intellectual capital. Rendahnya nilai mean CEE adalah faktor utama yang menyebabkan kinerja keuangan rendah. Nilai mean CEE yang rendah diartikan alat produksi yang dimiliki perusahaan masih kurang canggih sehingga human capital tidak mampu bekerja secara effektif dan effisien untuk memenuhi keinginan konsumennya. HCE, SCE walaupun nilai mean nya tinggi tidak mampu meningkatkan kinerja secara maksimum disebabkan rendahnya nilai CEE ini. Peningkatan kinerja ROA dimasa depan hanya bisa dilakukan perusahaan dengan adanya investasi yang seimbang antara CEE, HCE dan SCE. Kata Kunci: Intellectual capital, CEE, HCE, SCE, CSR, ROA

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Pascasarjana > Doktor > Ilmu Ekonomi - S3
    Depositing User: Reni reni
    Date Deposited: 10 Dec 2017 20:18
    Last Modified: 10 Dec 2017 20:18
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36931

    Actions (login required)

    View Item