Perbedaan Tingkat Kejadian Epitelisasi Pada Luka Donor Split Thickness Skin Graft di Daerah Paha Dengan Pemakaian Leukocrepe® dan Medicrepe®

Rinaldi, Ivan (2017) Perbedaan Tingkat Kejadian Epitelisasi Pada Luka Donor Split Thickness Skin Graft di Daerah Paha Dengan Pemakaian Leukocrepe® dan Medicrepe®. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (21Kb)

    Abstract

    PERBEDAAN TINGKAT KEJADIAN EPITELISASI PADA LUKA DONOR SPLIT THICKNESS SKIN GRAFT DI DAERAH PAHA DENGAN PEMAKAIAN LEUKOCREPE® DAN MEDICREPE® Ivan Rinaldi1, Amru Sungkar2, Untung Alifianto3 1. Residen bedah, Bagian Bedah Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret/RSUD Dr. Moewardi Surakarta. 2. Sub Bagian Bedah Plastik Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret/RSUD Dr. Moewardi Surakarta. 3. KSM Bedah Saraf RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Abstrak Latar Belakang : Perawatan donor site bertujuan untuk menciptakan ligkungan yang optimal untuk proses penyembuhan, sehingga mencegah terjadinya komplikasi seperti nyeri, infeksi dan delayed healing. Penggunaan perban elastis sebagai salah satu instrumen yang digunakan pada perawatan donor site merupakan bagian dari standar operasional prosedur perawatan yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Moewardi (RSDM) Surakarta. Saat ini di RSDM Surakarta belum ada uji klinik yang membandingkan perawatan luka donor STSG di daerah paha dengan menggunakan perban elastis Leukocrepe® dan Medicrepe®. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian post test only control group design. Sampel penelitian 18 pasien. Dimana penelitian ini dilakukan pada luka donor intermediate STSG, dengan ketebalan 0,4 mm pada paha bagian lateral. Dengan membagi dua luas luka donor, setengah luas luka donor sisi atas dilakukan pembalutan dengan menggunakan Leukocrepe dan setengah luas donor sisi bawah dilakukan pembalutan dengan Medicrepe®. Dilakukan penilaian epitelisasi yang timbul pada hari ke 7. Semua data yang terkumpul dilakukan uji statistik menggunakan uji wilcoxcon rank test (α = 0,05). Hasil : Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada 18 pasien di sub bagian bedah plastik RSUD Dr. Moewardi Surakarta bulan November 2016 – Juli 2017. Didapatkan tingkat kejadian epitelisasi pada pada luka donor STSG di daerah paha bagian lateral pada hari ke 7 dengan menggunakan Leukocrepe dengan rata-rata 61.39 ± 30.05%, sedangkan dengan menggunakan Medicrepe dengan rata-rata 43.67 ± 30.69 %. Nilai rata-rata prosentase tingkat kejadian epitelisasi yang menggunakan Medicrepe® secara statistik menunjukan perbedaan yang signifikan dengan menggunakan Leukocrepe® (p<0,05). Simpulan : Tingkat kejadian epitelisasi pada donor site di daerah paha dengan menggunakan Medicrepe® lebih baik dalam mempercepat proses epitelisasi dibandingkan dengan Leukocrepe®. Kata Kunci : Epitelisasi, Perban elastis, Medicrepe®, Leukocrepe®

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pascasarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: Arief Atmojo
    Date Deposited: 10 Dec 2017 10:29
    Last Modified: 10 Dec 2017 10:29
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36892

    Actions (login required)

    View Item