pengaruh pemberian ekstrak etanol propolis terhadap derajat kerusakan paru mencit ( mus musculus) yang diinduksi asap rokok

Ismael, Ismael (2017) pengaruh pemberian ekstrak etanol propolis terhadap derajat kerusakan paru mencit ( mus musculus) yang diinduksi asap rokok. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (115Kb)

    Abstract

    Ismael, G0011217, 2014. Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Propolis terhadap derajat kerusakan paru mencit ( mus musculus) yang Diinduksi Asap Rokok. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta. Latar Belakang: Ekstrak etanol propolis mengandung berbagai macam zat antioksidan poten seperti resveratrol, chrysin dan caffeic acid dalam jumlah yang banyak. Hal ini menyebabkan propolis memiliki kemampuan antioksidan dan antiinflamasi yang sanggup melawan efek radikal bebas dari rokok, Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh pemberian ekstrak etanol propolis terhadap derajat kerusakan paru mencit ( mus musculus)yang diinduksi asap rokok. Metode Penelitian: Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorik dengan rancangan posttest only control group design. Sampel berupa mencit jantan galur Swiss webster berumur 2-3 bulan dengan berat badan 20-30 gram. Sampel 25 mencit dibagi dalam 5 kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari 5 mencit. Mencit pada kelompok kontrol (KK) dan kelompok induksi (KI) diberi aquades, sedangkan kelompok perlakuan 1 (KP1), kelompok perlakuan 2 (KP2) dan kelompok perlakuan 3 (KP3) secara berurutan diberi ekstrak etanol propolis dengan dosis 5,6 mg/20 g BB mencit, 11,2 mg/20 g BB mencit, dan 16,8 mg/20 g BB mencit . Semua kelompok kecuali KK, diberikan induksi asap dari 1 batang rokok setiap hari sebelum pemberian ekstrak. Pengamatan dilakukan selama 14 hari . Hari ke-15, dilakukan pengambilan darah melalui vena orbita mencit, kemudian diukur kadar MDA serum menggunakan metode hunter. Data dianalisis dengan menggunakan uji One-Way ANOVA (α = 0,05) dilanjutkan uji Post Hoc (α = 0,05). Hasil Penelitian:Hasil uji One-Way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara kelima kelompok. Hasil uji Post Hoc Test menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna antara KK-KI, KI-KP1, KI-KP2,KI-KP3, KP1-KP2, dan KP2-KP3. Simpulan Penelitian: Pemberian ekstrak etanol propolis pada dosis I dapat merusakan paru mencit ( musmusculus) yang diinduksi asap rokok secara bermakna dan variasi peningkatan dosis (dosis II dan III) juga menunjukkan terjadinya peningkatan efek perbaikan walaupun belum optimal. Kata kunci: ekstrak etanol propolis, asap rokok.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: Arief Atmojo
    Date Deposited: 10 Dec 2017 10:16
    Last Modified: 10 Dec 2017 10:16
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36890

    Actions (login required)

    View Item