TEACHERS’ PERCEPTION ABOUT THE CORE COMPETENCIES OF THE 2013 ENGLISH CURRICULUM AND ITS PRACTICES IN THE CLASSROOM (A Case Study at the First and Second Grade Students of SMA Negeri 1 Kertosono Nganjuk Academic Year 2014/2015)

Warniati, Endang (2017) TEACHERS’ PERCEPTION ABOUT THE CORE COMPETENCIES OF THE 2013 ENGLISH CURRICULUM AND ITS PRACTICES IN THE CLASSROOM (A Case Study at the First and Second Grade Students of SMA Negeri 1 Kertosono Nganjuk Academic Year 2014/2015). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (86Kb)

    Abstract

    ABSTRACT Endang Warniati, S891308046, 2017. “Teachers’ Perception about the Core Competencies of the 2013 English Curriculum and its Practices in the Classroom (A Case Study at the First and Second Grade Students of SMA Negeri 1 Kertosono Nganjuk Academic Year 2014/2015)”. A Thesis. Consultants: (1) Dra. Dewi Rochsantiningsih, M.Ed.Ph.D.; (2) Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd. Surakarta: English Education Department, Graduate Program, Faculty of Teacher Training and Education, Sebelas Maret University. The aim of the study is to identify the teachers’ perception about the core competencies of the 2013 English Curriculum and its practices in the classroom at the first and second grade students of SMA Negeri 1 Kertosono Nganjuk in the academic year of 2014/2015. This study is a qualitative case study that was conducted involving two English teachers and students at the first and second grade of SMA Negeri 1 Kertosono Nganjuk, in the academic year of 2014/2015. Data of this study were mainly obtained through some qualitative techniques, such as curriculum documents analysis, interview, observation, questionnaire, and case reports as well, and were analyzed by using comparative method of Glaser and Strauss. Finding of the research are: (1) the English teachers’ perceptions about the core competencies as their translation of their knowledge in the 2013 English curriculum are various from the C-2013 big frame, so they still need to have a guidance for a precise perception toward the C-2013 and mastering its information better; (2) the English teachers implementation of the 2013 English curriculum in developing the core competencies in the teaching learning practices in the classroom are: (a) needs some strategies and creativity to make the students enjoy the lesson, (b) scientific approach recommended as an appropriate approach for the students to gain their confidence, stimulate their curiosity, foster desire and abilities to learn, also develop a range of skills, interest, and conceptual knowledge, (c) collaboration learning is highly required in the C-2013 classroom; (3) the difficulties encountered by the teachers in implementing the core competencies of the C-2013 are: (a) teacher’s own perception about the meaning of the C-2013 and the core competencies included in it, (b) confusing meaning for teachers about the C-2013 with the previous one, (c) teachers’ consistency in using communicative approach in learning activity, (d) limited time for scoring, and (e) different students’ comprehension level to receive the materials; (4) the teachers overcome difficulties in implementing the core competencies of the C-2013 are: (a) increasing teacher’s self-management, and (b) strengthen the teachers forum activities to discuss the implementation of the 2013 English curriculum in detail. The finding of the research shows that a good perception of the C-2013 strongly influences to the teaching activity. For that reason the English teachers are expected to extend their knowledge of the C-2013 and have a precise perception as the result of a good understanding in C-2013 to create more effective, joyful, and meaningful teaching learning process. Keywords: teachers’ perception, core competencies, the 2013 English curriculum, case study. ABSTRAK Endang Warniati, S891308046, 2017. "Persepsi Guru tentang Kompetensi Inti pada Kurikulum Bahasa Inggris 2013 dan Praktiknya di Kelas (Sebuah Studi Kasus pada Siswa Kelas I dan Kelas II SMA Negeri 1 Kertosono Nganjuk Tahun Akademik 2014/2015)" . Sebuah tesis. Konsultan: (1) Dra. Dewi Rochsantiningsih, M.Ed.Ph.D .; (2) Prof. Dr. Joko Nurkamto, M.Pd. Surakarta: Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Program Pascasarjana, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi persepsi guru tentang kompetensi inti pada kurikulum bahasa Inggris 2013 dan praktiknya di dalam kelas pada siswa kelas I dan II, SMA Negeri 1 Kertosono Nganjuk tahun ajaran 2014/2015. Penelitian ini merupakan sebuah studi kasus kualitatif yang dilakukan dengan melibatkan dua orang guru bahasa Inggris dan siswa-siswi kelas I dan II SMA Negeri 1 Kertosono Nganjuk, tahun akademik 2014/2015. Data penelitian ini utamanya diperoleh melalui beberapa teknik kualitatif, seperti analisis dokumen kurikulum, wawancara, observasi, kuesioner, dan laporan kasus, serta di analisis dengan menggunakan metode komparatif dari Glaser dan Strauss. Temuan dari penelitian ini adalah: (1) persepsi guru bahasa Inggris tentang kompetensi inti sebagai hasil terjemahan dari pengetahuan mereka tentang kurikulum bahasa Inggris 2013 adalah beragam, sehingga mereka tetap memerlukan bimbingan untuk bisa memiliki persepsi yang tepat terhadap Kurikulum 2013 dan menguasai informasinya secara lebih baik; (2) penerapan bahasa Inggris untuk kurikulum bahasa Inggris 2013 dalam mengembangkan kompetensi inti di dalam praktik belajar mengajar di kelas adalah: (a) diperlukan beberapa strategi dan kreativitas untuk membuat siswa menikmati pelajaran, (b) pendekatan ilmiah direkomendasikan sebagai pendekatan yang tepat bagi siswa untuk mendapatkan kepercayaan diri mereka, merangsang rasa ingin tahu, memperkuat keinginan dan kemampuan mereka untuk belajar, dan juga mengembangkan berbagai keterampilan, minat, serta pengetahuan konseptual, (c) pembelajaran kolaborasi sangat dibutuhkan di kelas kurikulum 2013; (3) kesulitan yang dihadapi oleh guru dalam menerapkan kompetensi inti kurikulum 2013 adalah: (a) persepsi guru tentang makna K-2013 dan kompetensi inti yang termasuk di dalamnya, (b) makna antara kurikulum 2013 dengan kurikulum sebelumnya yang membingungkan bagi guru, (c) konsistensi guru dalam menggunakan pendekatan komunikatif dalam aktivitas belajar, (d) keterbatasan waktu untuk penilaian, dan (e) perbedaan tingkat pemahaman siswa untuk menerima materi; (4) cara guru mengatasi kesulitan dalam menerapkan kompetensi inti C-2013 adalah: (a) meningkatkan pengelolaan diri guru, dan (b) memperkuat kegiatan forum guru untuk membahas pelaksanaan kurikulum bahasa Inggris 2013 secara lebih rinci. Temuan penelitian menunjukkan bahwa persepsi yang baik tentang K-2013 sangat mempengaruhi aktivitas mengajar. Oleh karena itu, guru bahasa Inggris diharapkan dapat memperluas pengetahuan mereka tentang K-2013 dan memiliki persepsi yang tepat sebagai hasil pemahaman yang baik dari K-2013 untuk menciptakan proses belajar mengajar yang lebih efektif, menyenangkan, dan bermakna. Kata kunci: persepsi guru, kompetensi inti, kurikulum bahasa Inggris 2013, studi kasus.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pascasarjana
    Pascasarjana > Magister
    Pascasarjana > Magister > Pendidikan Bahasa Inggris - S2
    Depositing User: Nanda Rahma Ananta
    Date Deposited: 08 Dec 2017 23:17
    Last Modified: 08 Dec 2017 23:17
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36778

    Actions (login required)

    View Item