Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pengobatan penderita tuberkulosis multidrug resistant (TB MDR) di Eks Karesidenan Surakarta

W, Elisabeth Ria (2017) Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan pengobatan penderita tuberkulosis multidrug resistant (TB MDR) di Eks Karesidenan Surakarta. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (821Kb)

    Abstract

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Pengobatan Pasien Tuberkulosis Multi Drug Resistant (TB-MDR) di Eks Karesidenan Surakarta Elisabeth Ria Widyasrini, Ari N Probandari, Reviono Program Magister Kedokteran Keluarga, Universitas Sebelas Maret, Surakarta Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi, RSUD Dr. Moewardi, Surakarta Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta ABSTRAK Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) merupakan masalah kesehatan global. Tantangan baru dalam pengobatan TB di dunia adalah mulai meningkatnya kasus TB Multi Drug Resistant (TB MDR) yang merupakan masalah terbesar dalam pencegahan dan pemberantasan TB dunia. Indonesia berada di peringkat 8 TB MDR terbanyak di dunia dengan perkiraan kasus pada tahun 2004 sebanyak 8,900. TB MDR adalah penyakit yang disebabkan Mycobacterium tuberkulosis yang resisten minimal terhadap rifampisin dan isoniazid. Tujuan penelitian ini adalah meng¬analisis faktor-faktor yang ber¬hubungan dengan keberhasilan pengobatan pasien TB MDR. Subjek dan Metode: Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan pendekatan kasus kontrol retrospektif. Populasi kasus adalah penderita TB MDR yang berobat ke RSUD Dr. Moewardi, Surakarta tahun 2011 hingga bulan Oktober 2014 yang berdomisili di eks Karesidenan Surakarta. Subjek penelitian sebanyak 84 orang terbagi dalam kelompok kasus yaitu pasien yang drop out, gagal pengobatan dan meninggal yaitu sebanyak 26 orang dan kelompok kontrol (pasien yang telah berhasil menyelesaikan pengobatan) sebanyak 58 orang. Variabel independen terdiri dari jenis kelamin, umur, pendidikan, jarak tempat tinggal dengan fasilitas kesehatan, pekerjaan, status perkawinan, pendampingan keluarga, efek samping obat, dukungan keluarga, dan status gizi. Variabel dependen adalah keberhasilan pengobatan. Data diambil dari wawancara langsung, kuesioner dan data rekam medis. Analisis data menggunakan regresi logistik. Hasil: Keberhasilan pengobatan pasien TB MDR dipengaruhi oleh umur pasien (OR= 0.46; CI 95%= 0.27 hingga 0.80; p=0.006) dan efek samping obat (OR= 6.61; CI 95%= 2.45 hingga 17.79; p<0.001) secara statistik signifikan. Jenis kelamin pasien (OR= 0.75; CI 95%= 0.20 hingga 2.58; p=0.668), tingkat pendidikan pasien (OR=0.83; CI 95%= 0.46 hingga 1.48; p=0.522), dan pekerjaan pasien (OR= 0.87; CI 95%= 0.59 hingga 1.27; p=0.459) mempengaruhi keberhasilan pengobatan pasien TB MDR tetapi secara statistik tidak signifikan. Kesimpulan: Umur dan efek samping obat mempengaruhi keberhasilan pengobatan TB MDR. Kata kunci : keberhasilan pengobatan, tuberkulosis, multi drug resistant, umur, efek samping obat.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pascasarjana
    Pascasarjana > Magister
    Pascasarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: Nanda Rahma Ananta
    Date Deposited: 08 Dec 2017 23:06
    Last Modified: 08 Dec 2017 23:06
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36773

    Actions (login required)

    View Item