Hubungan Dukungan Sosial Keluarga dan Kecerdasan Emosi dengan Efikasi Diri pada Residen yang Menjalani Program Therapeutic Community di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Lido

Anjani, Azyana Suryatika (2017) Hubungan Dukungan Sosial Keluarga dan Kecerdasan Emosi dengan Efikasi Diri pada Residen yang Menjalani Program Therapeutic Community di Balai Besar Rehabilitasi Badan Narkotika Nasional Lido. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (1069Kb)

    Abstract

    Berbagai penanganan telah diberikan pada pecandu narkoba agar terbebas dari jeratan narkoba, salah satu tempat untuk menangani pecandu narkoba (residen) yaitu Balai Besar Rehabilitasi BNN. Efikasi diri residen merupakan faktor penting dalam proses pemulihan kecanduan narkoba. Faktor yang dapat mempengaruhi efikasi diri yaitu dukungan sosial keluarga dan kecerdasan emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan antara dukungan sosial keluarga dan kecerdasan emosi dengan efikasi diri pada residen yang menjalani program therapeutic community di Balai Besar Rehabilitasi BNN. Subyek dalam penelitian ini adalah 73 residen yang menjalani program therapeutic community di Balai Besar Rehabilitasi BNN. Instrumen penelitian adalah skala efikasi diri (reliabilitas 0,972), skala dukungan sosial keluarga (reliabilitas 0,922) dan skala kecerdasan emosi (reliabilitas 0,933). Analisis metode statistik regresi berganda menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial keluarga dan kecerdasan emosi dengan efikasi diri dengan nilai 42,461 > 3,13 (Fhitung > Ftabel). Sumbangan efektif variabel bebas secara bersama-sama terhadap variabel independen adalah 54,8% dengan sumbangan efektif yang diberikan dukungan sosial keluarga sebesar 39,95% dan kecerdasan emosi sebesar 14,87%. Secara parsial, terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial keluarga dengan efikasi diri (p < 0,05 ; rx1y = 0,530) dan terdapat hubungan positif yang signifikan pula antara kecerdasan emosi dengan efikasi diri (p < 0,05; rx2y = 0,264). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial keluarga dan kecerdasan emosi dengan efikasi diri. Semakin tinggi tingkat dukungan sosial keluarga, maka semakin tinggi efikasi diri. Selain itu, semakin tinggi tingkat kecerdasan emosi, maka semakin tinggi efikasi diri. Kata kunci: dukungan sosial keluarga, kecerdasan emosi, efikasi diri

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Psikologi
    Depositing User: Cantya Dyana Larasati
    Date Deposited: 05 Dec 2017 19:52
    Last Modified: 05 Dec 2017 19:52
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36679

    Actions (login required)

    View Item