PENGARUH DOSIS INJEKSI ANTEMORTEM PAPAIN KASAR TERHADAP KUALITAS FISIK DAN ORGANOLEPTIK DAGING AYAM PETELUR AFKIR PADA BAGIAN TUBUH YANG BERBEDA

Widiastuti, Agustin (2011) PENGARUH DOSIS INJEKSI ANTEMORTEM PAPAIN KASAR TERHADAP KUALITAS FISIK DAN ORGANOLEPTIK DAGING AYAM PETELUR AFKIR PADA BAGIAN TUBUH YANG BERBEDA. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img] PDF - Published Version
Download (332Kb)

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis injeksi antemortem papain kasar, bagian tubuh, dan interaksi antara dosis injeksi papain kasar dengan bagian tubuh terhadap kualitas fisik dan organoleptik daging ayam petelur afkir. Penelitian dilaksanakan selama 6 bulan (Juni sampai Desember 2010), di Laboratorium Rekayasa Proses Pengolahan, Jurusan Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta; Laboratorium Pusat, Biologi; dan Laboratorium Industri Pengolahan Hasil Ternak, Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Sampel menggunakan bagian dada dan paha dari ayam petelur afkir ras Lohmann umur 82 minggu sebanyak 20 ekor. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Pola Faktorial 4 x 2. Faktor A terdiri dari A1: tanpa dosis papain (kontrol); A2: dosis papain 1 mg/kg BB; A3: dosis papain 2 mg/kg BB dan A4: dosis papain 3 mg/kg BB, faktor B terdiri dari B1: otot dada dan B2: otot paha. Peubah meliputi keempukan; kekuatan tarik; Daya Ikat Air (DIA); susut masak; organoleptik meliputi keempukan, tekstur, dan jus; serta uji hedonik (kesukaan) daging. Data dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) untuk hasil yang berbeda nyata. Hasil menunjukkan pemberian dosis papain kasar memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap semua parameter kecuali kekuatan tarik (P<0,05). Bagian tubuh memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap keempukan, kekuatan tarik, DIA, susut masak, organoleptik (keempukan, tekstur dan jus), dan kesukaan (P<0,05). Terjadi interaksi antara pemberian dosis papain kasar dan bagian tubuh terhadap DIA, organoleptik dan hedonik (P<0,01), susut masak (P<0,05) dan tidak nyata (P>0,05) terhadap keempukan dan kekuatan tarik. Pemberian dosis 2 mg/kg BB pada otot dada dan pemberian dosis 3 mg/kg BB pada otot paha dapat meningkatkan kualitas daging ayam petelur afkir. (Kata kunci: Injeksi Antemortem, Papain Kasar, Kualitas Fisik dan Organoleptik, Daging Petelur Afkir)

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
    Divisions: Fakultas Pertanian > Peternakan
    Depositing User: Noreka Destiana
    Date Deposited: 14 Jul 2013 16:22
    Last Modified: 14 Jul 2013 16:22
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/3663

    Actions (login required)

    View Item