ALASAN KASASI ODITUR MILITER BERDASARKAN JUDEX FACTIE MENGABAIKAN FAKTA-FAKTA PERSIDANGAN DAN PERTIMBANGAN JUDEX JURIS MENJATUHKAN PIDANA DALAM PERKARA PERKOSAAN (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor: 141K/ MIL/2015)

Aji, Guntur Purnomo (2017) ALASAN KASASI ODITUR MILITER BERDASARKAN JUDEX FACTIE MENGABAIKAN FAKTA-FAKTA PERSIDANGAN DAN PERTIMBANGAN JUDEX JURIS MENJATUHKAN PIDANA DALAM PERKARA PERKOSAAN (Studi Putusan Mahkamah Agung Nomor: 141K/ MIL/2015). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (447Kb)

    Abstract

    Abstrak Penelitian ini bertujan membahas mengenai alasan permohonan Kasasi Oditur Militer terhadap diabaikannya fakta-fakta yang terungkap dipersidangan dalam perkara perkosaan dan mengkaji mengenai pertimbangan Judex Juris mengabulkan permohonan kasasi dan menjatukan pidana penjara serta pemecatan dari dinas militer. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif bersifat preskriptif dan terapan. Sumber bahan hukum diperoleh dari bahan hukum primer dan sekunder. Studi kasus menjadi pendekatan penulisan hukum ini. Teknik pengumpulan bahan hukum dalam penelitian ini adalah dengan cara studi pustaka. Bahan hukum yang diperoleh kemudian diolah menggunakan metode silogisme deduktif. Dalam penelitian ini, telah diketahui alasan Oditur Militer mengajukan Upaya Hukum Kasasi atas dasar Judex Factie tidak cermat dalam mempertimbangkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan yang mengakibatkan Hakim Pengadilan Militer Tinggi telah salah dalam menerapkan hukum dalam putusannya telah membebaskan terdakwa dari semua dakwaan Oditur Militer dalam perkara Tindak Pidana Perkosaan sesuai dengan kententuan Pasal 239 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1997 tentang Peradilan Militer yang menjelaskan apakah benar suatu peraturan hukum tidak diterapkan atau diterapkan tidak sebagaimana mestinya. Serta kesesuaian Pertimbangan Judex Juris mengabulkan alasan Kasasi Oditur MIliter, membatalkan Putusan Pengadilan Militer Tinggi, dan mengadili sendiri dengan menyatakan bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas Mahkamah Agung berpendapat Terdakwa tersebut telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan oleh Oditur Militer dalam Dakwaan Pasal 285 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mejelaskan Barangsiapa dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang wanita bersetubuh dengan dia di luar pernikahan, diancam karena melakukan perkosaan, dengan pidana penjara paling lama dua belas tahun, oleh karena itu kepada Terdakwa tersebut haruslah dijatuhi hukuman. Kata Kunci: Kasasi, Fakta-Fakta Persidangan, Tindak Pidana Perkosaan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
    Depositing User: Annisa Fitri T
    Date Deposited: 27 Nov 2017 10:52
    Last Modified: 27 Nov 2017 10:52
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36573

    Actions (login required)

    View Item