Fitoremediasi Tanah Sawah Terkontaminasi Timbal (Pb) Menggunakan Mendong (Fimbristylis sp.) dengan Kombinasi Pupuk NPK dan Kelator

S, ABDI LEONARDO (2017) Fitoremediasi Tanah Sawah Terkontaminasi Timbal (Pb) Menggunakan Mendong (Fimbristylis sp.) dengan Kombinasi Pupuk NPK dan Kelator. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (97Kb)

    Abstract

    Kegiatan industri di Kabupaten Karanganyar pada umumnya terpusat di Kecamatan Jaten dan Kebakkramat. Limbah industri tersebut mengandung logam berat seperti Pb yang menyebabkan pencemaran pada tanah sawah sehingga perlu dilakukan fitoremediasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui serapan Pb oleh tanaman, penurunan kadar Pb dalam tanah, dan kombinasi perlakuan terbaik dalam menurunkan kadar Pb tanah. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei s.d November 2016, berlokasi di tanah sawah Desa Waru Kec. Kebakkramat Kab. Karanganyar, Jawa Tengah (7030’36,4’’LS dan 110054’21,4’’ BT, ± 108 m di atas permukaan laut). Analisis laboratorium dilaksanakan di laboratorium kimia, fisika, dan biologi tanah Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret, serta Balai Penelitian Lingkungan Pertanian Pati Jawa Tengah. Penelitian dilakukan dengan percobaan lapang, menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan tiga faktor yaitu (1) Pupuk (P0: tanpa pupuk NPK; P1: dengan pupuk NPK), (2) Kelator (K0: tanpa kelator; K1: dengan Agrobakterium sp I3; K2: dengan kompos), dan (3) tanaman mendong (T0: tanpa tanaman mendong; T1: dengan tanaman mendong). Variabel yang diamati yaitu kadar Pb dalam tanah, kadar dan serapan Pb tanaman mendong, pH tanah, C-organik tanah, KTK tanah, populasi bakteri tanah, tinggi tanaman, dan biomassa kering tanaman. Data dianalisis menggunakan Anova, dengan uji lanjutan DMRT, dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tanaman mendong tanpa kombinasi dapat menurunkan kadar Pb sebesar 39,55% dan Kompos dapat menurunkan kadar Pb sebesar 41,97%. Kombinasi perlakuan terbaik dalam menurunkan kadar Pb tanah terdapat pada perlakuan tanpa pupuk NPK + kompos + mendong yaitu 42,41% dan kombinasi perlakuan pupuk NPK + kompos + mendong yaitu 40,22 %.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Depositing User: Annisa Fitri T
    Date Deposited: 26 Nov 2017 23:00
    Last Modified: 26 Nov 2017 23:00
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36531

    Actions (login required)

    View Item