Pengolahan Air Limbah Batik Dengan Reaktor Yang Berisi Tanaman Eceng Gondok

PRASHASTI, DHAI (2017) Pengolahan Air Limbah Batik Dengan Reaktor Yang Berisi Tanaman Eceng Gondok. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (3628Kb)

    Abstract

    Dhai Prashasti Ully Agnhi, Koosdaryani Soeryodarundio, 2017. Pengolahan Air Limbah Batik dengan Reaktor yang Berisi Tanaman Eceng Gondok. Tugas Akhir Program Studi Diploma III Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Pada umumnya salah satu penyebab terjadinya pencemaran adalah banyaknya air limbah yang dibuang tanpa mengalami pengolahan atau sudah mengalami pengolahan tetapi belum memenuhi persyaratan. Dimungkinkan karena keengganan dalam mengolah air limbah, disamping itu juga belum tersedianya teknologi pengolah air limbah yang mudah dan efisien.. Kota Surakarta merupakan kota batik, sehingga banyak ditemukan penyumbang limbah batik terbanyak. Penggunaan zat warna tekstil dalam industri batik banyak menggunakan bahan pewarna kimia daripada alami. Air cucian yang dihasilkan industri batik ini menjadi berwarna sangat pekat dan tidak mudah diuraikan. Penelitian ini menggunakan eksperimental laboratorium dengan menggunakan metode perubahan warna dengan menggunakan bantuan perakaran eceng gondok yang mana perubahan warna tersebut dibantu dengan adanya cahaya sinar matahari sehingga bisa menghasilkan warna yang lebih jernih dari warna yang semula. Lokasi pengambilan sampel limbah yaitu home industry batik Hayuningrum, kelurahan Laweyan, kecamatan Laweyan, Surakarta. Dari hasil percobaan yang telah dilakukan melalui reaktor box yang berukuran 30 cm × 60 cm × 100 cm. Maka dapat diperoleh hasil dari grafik.tersebut Pada parameter warna berdasarkan APHA 2012, Section 2120-C tentang baku mutu air limbah maka berdasarkan nilai parameter warna tersebut tidak memiliki batasan kadar maksimum yang diperbolehkan sesuai baku mutu air limbah yang ada. Berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah No 5 Tahun 2012 tentang baku mutu air limbah, maka berdasarkan nilai COD tersebut tidak memenuhi syarat baku mutu air limbah karena semua sampel memiliki hasil yang melebihi kadar maksimum yang diperbolehkan untuk parameter COD yaitu 150 mg/L. Nilai BOD tersebut tidak memenuhi syarat baku mutu air limbah karena semua sampel memiliki hasil yang melebihi kadar maksimum yang diperbolehkan untuk parameter BOD yaitu 60 mg/L. Nilai pH tersebut memenuhi syarat sebagai baku mutu air limbah karena semua sampel tersebut memiliki hasil yang tidak melebihi kadar maksimum yang diperbolehkan untuk parameter pH yaitu 6,0 – 9,0. Nilai DHL tersebut memenuhu syarat sebagai baku mutu air limbah memiliki hasil yang kadar maksimum yang diperbolehkan untuk parameter DHL yaitu 20 – 1500 μmhos/cm. Nilai TSS tersebut tidak memenuhi syarat baku mutu air limbah karena semua sampel memiliki hasil yang kadar maksimum yang diperbolehkan untuk parameter TSS yaitu 50 mg/L. Nilai TDS tersebut memenuhi syarat baku mutu air limbah memiliki hasil kadar maksimum yang diperbolehkan untuk parameter TDS yaitu 2000 mg/L Kata kunci : air limbah, gradasi warna, eceng gondok, reaktor box

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > D3 - Teknik Sipil
    Depositing User: Faricha Rizqi
    Date Deposited: 25 Nov 2017 23:04
    Last Modified: 25 Nov 2017 23:04
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36460

    Actions (login required)

    View Item