PERBEDAAN EFEKTIVITAS GABAPENTIN DENGAN GABAPENTIN DAN METHYLCOBALAMIN TERHADAP PERBAIKAN RASA NYERI PADA PASIEN PAINFUL DIABETIC NEUROPATHY DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA

Dewi Kusumo, Dwi (2017) PERBEDAAN EFEKTIVITAS GABAPENTIN DENGAN GABAPENTIN DAN METHYLCOBALAMIN TERHADAP PERBAIKAN RASA NYERI PADA PASIEN PAINFUL DIABETIC NEUROPATHY DI RSUD Dr. MOEWARDI SURAKARTA. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (2853Kb)

    Abstract

    Diabetes Mellitus (DM) adalah suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau kedua-duanya (ADA, 2014).Diabetes mellitus dapat digolongkan menjadi 4 yaitu DM tipe 1, DM tipe 2, DM tipe lainnya, dan DM gestasional.Diabetes mellitus tipe 1 terjadi pada anak anak dan remaja karena pankreas sangat sedikit bahkan tidak menghasilkan insulin.Diabetes mellitus tipe 2, umumnya terjadi pada orang dewasa yang disebabkan oleh adanya kekurangan hormon insulin secara relatif (Soegondo. 2008; Soebagijo et al, 2011). Berdasarkan Atlas Diabetes 2012 sekitar 371 juta penduduk dunia terdiagnosis DM dengan prevalensi 8,3% (Guariguata, 2012). Hal ini menjadikan diabetes mellitus sebagai masalah global. Pandemik ini sebagian besar berhubungan dengan DM tipe 2, yang sering asimtomatik pada beberapa pasien dalam jangka waktu lama dan baru terdiagnosis setelah muncul komplikasi (Gudala et al., 2013). Di Indonesia, meskipun belum didapatkan data pasti tentang epidemiologi penyakit ini, namun berdasarkan sitasi dari Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan DM tipe 2 di Indonesia oleh Perkeni tahun 2011, menetapkan bahwa di Indonesia prevalensi DM adalah sebesar 14,7% di daerah urban dan 7,2% di daerah rural. Dengan perkiraan tersebut jumlah pengidap diabetes di Indonesia tahun 2030 di daerah urban sebesar 12 juta dan daerah rural sebesar 8,1 juta (Perkeni, 2011). Dipihak lain, suatu studi tentang prediabetes di Indonesia tahun 2009-2010, mendapatkan angka prevalensi pengidap DM sebesar 5,6% atau 1.058 dari 24.417 responden yang menjalani Oral Glucose Tolerance

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Spesialis Ilmu Penyakit Saraf
    Depositing User: Indrawan indra
    Date Deposited: 24 Nov 2017 21:29
    Last Modified: 24 Nov 2017 21:29
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/36373

    Actions (login required)

    View Item